Dana Hibah Diduga Mengalir kepada oknum Pejabat di Karimun
KARIMUN – swarakepri.com : Bantuan dana hibah Tahun 2012 senilai Rp 2 miliar yang disalurkan Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Karimun sebagai ganti rugi terhadap ribuan mahasiswa 5 prodi kepada pihak Yayasan Tujuh Juli ternyata tidak utuh diterima oleh pihak rektorat Universitas Karimun(UK).
Rektor Universitas Karimun, Abdul Latif mengungkapkan bantuan dana hibah yang diperuntukkan sebagai belanja bantuan beasiswa bagi mahasiswa tidak mampu tersebut hanya disalurkan sebesar Rp 1,5 miliar kepihak Universita yang kemudian dibagikan sebesar Rp 4 juta per mahasiswa.
“Kita hanya terima Rp 1,5 miliar, masing-masing mahasiswa memperoleh empat juta,” terangnya, siang ini, Rabu(26/11/2014) diruang kerjanya.
Latif juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2011, pihak Yayasan Tujuh Juli juga memperoleh bantuan dana hibah sebesar Rp 2 miliar dari Pemkab Karimun. Namun ia mengaku tidak mengetahui penggunaan dana tersebut.
Berdasarkan data dan informasi yang diperoleh SWARAKEPRI.COM dilapangan, bantuan dana hibah yang bersumber dari APBD Karimun bernilai miliaran rupiah yang disalurkan ke Yayasan Tujuh Juli yang menaungi Universitas Karimun diduga dinikmati oleh oknum-oknum pejabat yang ada di Pemkab dan DPRD Karimun.
Untuk diketahui Yayasan Tujuh Juli sudah tiga kali mengalami pergantian kepengurusan sejak berdiri tahun 2008. Berikut nama-nama pendiri dan pengurus Yayasan Tujuh Juli.
Pendiri : Anwar Hasim, Anwar Abu Bakar
Pengawas : Raja Bahtiar, Harnadi Supaat
Pengurus Periode I
Ketua : Muhammad Taufik
Sekretaris : Taufik
Bendahara : Junaedi
Pengurus Periode II
Ketua : Jufri Taufik
Sekretaris : Taufik
Bendahara : Junaedi
Pengurus Periode III(sekarang)
Ketua : Aris Fadillah
Sekretaris : Taufik
Bendahara : Junaedi
Hingga berita ini diunggah, pendiri dan pengurus Yayasan Tujuh Juli dan mantan Rektor Universitas Karimun, Sudarmadi belum berhasil dikonfirmasi terkait adanya dugaan korupsi di Universitas Karimun. (redaksi,2)
PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) kembali menghadirkan berbagai kemudahan bagi masyarakat yang ingin memiliki…
Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, mengunjungi jajaran Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR…
Di tengah dinamika suku bunga dan nilai tukar yang memengaruhi keputusan masyarakat dalam membeli rumah,…
Oleh Dr. Manish Shrivastava* Jakarta — Jauh sebelum ada kedutaan besar, kunjungan kenegaraan, atau perjanjian diplomatik, hubungan…
Berbagai aktivitas kemahasiswaan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung melalui pengalaman nyata. Tidak…
Pertemuan tahunan antara Perdana Menteri India Narendra Modi dan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi di…
This website uses cookies.