JAKARTA – swarakepri.com : Juru bicara Poros Muda partai Golkar, Andi Sinulingga mendesak Menteri ESDM Sudirman Said untuk membuka tokoh politik yang mencatut nama Presiden Jokowi dan Wapres JK untuk meminta sesuatu kepada Freeport.
“Sudirman Said sudah spesifik mengatakan bahwa orang tersebut adalah orang kuat dan anggota DPR. Untuk menghindari kesimpangsiuran informasi, kami memandang perlu Sudirman Said membuka saja dan tidak usah terlalu lama berteka-teki,” tegas Andi, Sabtu (14/11/2015).
Dia mengakui Poros Muda Golkar merasa terganggu mengingat persepsi publik yang sudah mulai mengarah pada politisi dari Partai Golkar. Hal ini terlihat dari beberapa wartawan yang bertanya langsung kepada dirinya tentang tokoh berpengaruh tersebut.
“Kebetulan, tokoh berpengaruh itu notabene adalah kader Golkar, bahkan menyebutkan nama yang dimaksud. Persepsi tersebut harus segera diungkap dan tidak boleh dibiarkan liar tanpa kejelasan siapa tokoh yang dimaksud oleh Sudirman Said,” kata dia.
Diingatkannya, informasi dari Sudirman Said itu sudah menjadi perbincangan publik dan sudah terlanjur pula membentuk persepsi publik yang mengarah pada tokoh partai Golkar. “Hal ini tidak bisa dibiarkan. Karena itu sekali lagi, Poros Muda mendesak Menteri ESDM Sudirman Said untuk menyebutkan nama tokoh tersebut ke publik,” tandasnya. (red/SP)
Di tengah berbagai ketidakpastian ekonomi global, ekonomi Amerika Serikat kembali menunjukkan ketangguhannya. Hal ini terlihat…
Deretan mobil premium, modifikasi berkelas, hingga atmosfer otomotif yang kental menjadi daya tarik dalam gelaran…
MoraRepublic membagikan visinya untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia melalui sinergi MyRepublic Indonesia dan Moratelindo dalam…
Tanggal 22 Mei kembali diperingati sebagai Bitcoin Pizza Day. Tim FLOQ juga turun membagikan Bitcoin dan Pizza…
Kehadiran long weekend Idul Adha selalu membawa teka-teki gaya tersendiri: bagaimana kita bisa mengemas pakaian yang mampu…
BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih melakukan penyelidikan kasus scam trading yang melibatkan 210 Warga…
This website uses cookies.