JAKARTA – Wakil Sekjen Partai Nasdem Hermawi Taslim mengungkap komunikasi politik yang tengah dilakukan oleh partainya dalam menghadapi Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (pilpres) 2024.
Ia mengatakan Nasdem belum memenuhi syarat mengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden tanpa harus berkoalisi sebagaimana yang dimiliki PDIP.
“Nasdem terus membangun koalisi,” kata Hermawi dalam webinar bertema “Capres 2024: Saling Intip Partai Politik”, Sabtu (8/5/2021).
Dalam webinar yang digagas Universitas Mercubuana, jakarta tersebut, Hermawi juga mengatakan langkah-langkah politik yang dilakukan oleh partainya.
Pada April 2021 dirinya mendampingi Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh menerima Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto. Kemudian Nasdem juga bersilaturahmi dengan petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
“Kita semua menyebar membangun jaringan komunikasi untuk kepentingan kepemimpinan nasional yang lebih smooth ke depan,” ujarnya.
Hermawi melanjutkan, Partai Nasdem berpandangan bahwa pemimpin nasional yang ideal ke depan harus berusia muda.
“Itu tradisi kita dari Soekarno ke Pak Harto. Dari Pak Harto ke Pak Habibie dan seterusnya. Dari Ibu Mega ke Pak SBY. Itu semua turun ke lebih muda,” demikian Hermawia./Red
Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…
Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…
MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…
Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…
Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…
Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…
This website uses cookies.