Security perusahaan tersebut tidak menampik ketika ditanya SwaraKepri tentang operasi produksi pada hari Sabtu dan Minggu. Hanya dia tidak tahu soal jam kerja. “Iya, karyawan produksi masuk kerja sabtu dan minggu,” jawabnya, Sabtu, 23 Mei 2026.
Di hari yang sama, SwaraKepri meninggalkan kontak person kepada pihak perusahaan untuk kepentingan konfirmasi terkait dugaan pelanggaran jam kerja di perusahaan asal Tiongkok tersebut. Pihak perusahaan sempat mengkonfirmasi Senin (25/5) nanti akan dihubungi pihak perusahaan.
“Senin nanti bapak (Tim SwaraKepri) akan dihubungi ya pak,” ujar security perusahaan.
Sayangnya hingga berita ini diturunkan, Selasa (26/5) pihak perusahaan belum menjawab konfirmasi tersebut./AB
