Pakar: Industri Farmasi Tak Mungkin Campurkan Bahan Berbahaya dalam Obat

Menurut laporan yang diterima Kemenkes hingga 18 Oktober 2022, jumlah kasus gangguan ginjal akut misterius pada anak mencapai 206, dan tersebar di 20 provinsi, sebagai ilustrasi. (Foto: AP

Panduan bagi Apoteker

Sementara ini, Kementerian Kesehatan telah melarang pemberian obat dalam bentuk sirop untuk mengantisipasi resiko keracunan EG dan DEG. Namun, keputusan ini tentu tidak mudah dilaksanakan di lapangan, khususnya oleh para apoteker.

Sebagai pedoman melayani masyarakat, Arifianti Piskana Susilawati, pengurus Ikatan Apoteker DI Yogyakarta, meminta rekan sejawatnya untuk tetap mengacu pada edaran Kementerian Kesehatan.

“Jadi kita pastikan bahwa masyarakat tahu, untuk sediaan sirop tidak bisa didistribusikan kepada masyarakat, kecuali ada resep dokter,” ujarnya.

Apoteker didorong untuk menyarankan obat dalam bentuk atau sediaan lain yang sesuai dan bisa diterima pasien. Pilihan pertama adalah penggunaan obat bebas yang dijual di apotek, selain sirop.
Jika pasien memaksa untuk tetap meminta obat dalam bentuk sirop, Arifianti meminta apoteker menyarankan pasien berkonsultasi dengan dokter. Saat ini, penting untuk memastikan bahwa hanya dokter yang dapat memberikan saran kepada pasien.

Seorang pemilik apotek memeriksa paket obat yang baru tiba di sebuah pasar di Jakarta, 26 November 2008. (Foto: REUTERS/Crack Palinggi)

“Jangan terjebak bahwa kita bisa memberikan informed consent ,” tukasnya.

Informed consent dalam dunia medis adalah penyampaian informasi dari dokter maupun tenaga medis lain kepada pasien, sebelum suatu tindakan medis dilakukan agar pasien tahu manfaat dan risiko dari tindakan medis yang akan dijalani.

“Beda cerita dengan di rumah sakit. Di rumah sakit ada satu sistem kolaborasi, ada dokter, ada di rekam medis, ada farmasi, ada pemimpin yang bertanggung jawab,” tegasnya.

Sementara di apotek, tanggung jawab sepenuhnya ada di apoteker.

“Jadi sebaiknya kita tidak mengambil opsi itu. Kita sarankan saja, apa yang memang bisa kita sarankan,” ucapnya./VOA

Page: 1 2 3

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Bianka: Angklung Otomatis yang Bawa Budaya Indonesia ke Level Teknologi

Bianka (BINUS Automated Angklung) adalah inovasi angklung otomatis yang dapat memainkan musik tanpa pemain manusia.…

14 jam ago

Dukung Pertumbuhan Berkelanjutan, BRI Finance Jalin Sinergi Strategis dengan Kejaksaan Negeri Sleman

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kualitas pembiayaan serta penerapan…

14 jam ago

Mengenal Puguh Dwi Kuncoro, Konsultan Manajemen Bisnis di Balik KLTC® Group yang Mendorong Lahirnya Trainer Berkualitas di Indonesia

Di tengah maraknya pelatihan yang minim dampak dan kualitas trainer yang belum merata, Puguh Dwi…

15 jam ago

Kesalahan Psikologis yang Sering Dilakukan Trader di Pasar Keuangan

Keberhasilan dalam trading tidak hanya ditentukan oleh seberapa canggih algoritma yang Anda gunakan atau seberapa…

15 jam ago

Urusan Bisnis Lancar, Cara Profesional Kirim Paket Ke Luar Negeri Berupa Dokumen Legal

Pastikan dokumen kontrak dan visa Anda aman tanpa cacat. Pelajari standar penanganan profesional saat kirim…

16 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA

Bandung (Jawa Barat), 10 April 2026 — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2…

16 jam ago

This website uses cookies.