Sedangkan bagi Indonesia, hubungan militer dengan AS dapat memperkuat Indonesia dalam memenuhi Minimum Essential Force (batas minimal kekuatan pokok militer yang harus dimiliki suatu negara), terutama untuk penguatan Alutsista pada periode presiden baru mendatang dan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) mendatang.
Kendati, kata Yanuarti, pengadaan Alutsista TNI kini tidak terlalu bergantung kepada AS seperti pada masa reformasi. Sebab, Indonesia saat ini dapat belanja Alutsista dari negara-negara di Eropa.
Selain itu, menurut Yanuarti, upaya menjaga hubungan baik ditunjukkan dalam bentuk latihan bersama yang digelar AS dan Indonesia setiap tahun seperti Super Garuda Shield.
“Komunikasi ini dibangun untuk penjajakan pengamanan Laut China Selatan dan penjajakan untuk penguatan Alutsista TNI di presiden baru mendatang,” tambahnya./VOA
Page: 1 2
BATAM - Pakar Hukum Kehutanan, Bambang Wiyono S.H.,M.H dihadirkan Penasehat Hukum terdakwa Bowie Yoenathan untuk…
BATAM - Kantor Pelayanan Utama(KPU) Bea dan Cukai Tipe Batam telah menerbitkan Surat Persetujuan Pengeluaran…
Harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa (14/4) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…
Jakarta, April 2026 – Perubahan pola kerja dalam beberapa tahun terakhir mendorong banyak profesional untuk…
Kesadaran akan pentingnya kemandirian finansial telah mengalami pergeseran besar dalam beberapa tahun terakhir, terutama di…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi…
This website uses cookies.