BATAM – Manajer Public Relations bright PLN Batam, Bukti Panggabean mengatakan, akibat berkurangnya pasokan gas ke Batam, maka bright PLN Batam juga akan mengurangi operasional pembangkit-pembangkit berbahan gas yang mengakibatkan defisit daya kurang lebih 100 MW.
“Pemadaman pun tidak dapat kami elakkan, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini namun sekali lagi ini bukan kehendak kami, untuk durasi padam estimasi maksimal kurang lebih 3 jam per pelanggan per hari dan akan kami minimalisir pelanggan terkena padam 2 kali dalam sehari. Waktu padam pun terjadi pada jam-jam beban puncak pemakaian listrik”, Kata Bukti Panggabean, Rabu (01/11/2017).
Maka dari itu bright PLN Batam mengimbau kepada pelanggan untuk menghemat pemakaian energi listrik dan mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan.
Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir banyaknya wilayah yang terjadi pemadaman listrik.
“Kita berharap semoga pemeliharaan infrastuktur gas cepat diselesaikan dan sesuai jadwal dan bahkan lebih cepat dari jadwal, sehingga pelanggan-pelanggan PGN dapat beroperasi normal kembali terutama bright PLN Batam yang sangat membutuhkan pasokan gas,” tutup Bukti.(r)
Editor : Roni Rumahorbo
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…
JAKARTA – Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi…
Topremit kembali menyabet penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia sebagai ‘Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025’. Melalui acara…
Semarang (14/01) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan bahwa Jalan Tol Batang–Semarang merupakan salah…
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak mendukung pemulihan layanan dasar pascabencana di Provinsi Aceh. Fokus…
Usai rilis data inflasi Amerika Serikat, pergerakan harga emas dunia diperkirakan masih berpotensi melanjutkan penguatan…
This website uses cookies.