Sementara Lurah Sei Harapan Zulsafli berjanji akan menyelesaikan verifikasi data dukungan masyarakat secepatnya.
“Insya Allah saya akan selesaikan secepatnya, kalau waktu saya tidak bisa janji paling lambat 2-3 minggu ke depan,” jawab Zulsafli.
Sebelumnya diskusi sempat berjalan alot. Salah satu warga RW 08, Hamirun menjelaskan alasan beberapa warga belum menyetujui pembangunan Gereja GKPI.
“Muncul asumsi saat ini ada pendirian 2 gereja GKPI, karena sudah ada bangunan gereja lama di samping bangunan yang akan dibangun untuk Gereja baru,” ungkap Hamirun.
Ia mengatakan bahwa lokasi pembangunan Gereja sangat berdekatan dengan RW 08, akan tetapi beberapa warga RW 08 belum menyetujui rencana pembangunan Gereja baru tersebut karena izinnya belum lengkap.
“Umat muslim RW 08 tidak pernah menolak pendirian gereja asal persyaratan sudah dilengkapi sesuai dengan Peraturan Bersama 2 Menteri,” jelasnya.
Baca Juga : Warga Sungai Harapan Tolak Pembangunan Gereja, Rustam : FKUB Telah Setuju
BATAM - Polemik soal legalitas Kelompok Bermain atau Playgroup Djuwita Perkasa akhirnya terungkap di Rapat…
Dibalik proses pembangunan tersebut, kini manfaatnya mulai dirasakan langsung oleh warga. Air minum perpipaan PAM…
Persaingan industri otomotif nasional semakin dinamis seiring masuknya berbagai merek baru dan meningkatnya kebutuhan masyarakat…
Padang, 12 Juni 2026 – Sumatera Barat dikenal sebagai salah satu daerah dengan tingkat mobilitas…
Keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi antara petugas,…
Jakarta, 8 Juni 2026 – PT SUCOFINDO (PERSERO) resmi meluncurkan Environmental and Social Innovation Award…
This website uses cookies.