Maka dari itu, pemerintah, ujar Menkeu akan terus memantau perkembangan dari harga ICP tersebut dikarenakan pasti masih akan terpengaruh dari gejolak geo politik dan proyeksi pertumbuhan perekonomian dunia yang masih bergerak secara dinamis.
Pengendara mengantre untuk mengisi bensin di SPBU di Tangerang pada 1 Maret 2022. (Foto: AFP/ADEK BERRY)
“Kami akan terus mengalokasikan subsidi bagi masyarkat antara Rp591 triliun apabila harga ICP-nya ada di $85/barel, atau Rp605 triliun apabila harga ICP di $99 per barel. Apabila harga ICP di atas $100/barel, maka total subsidi kepada masyarakat dlaam bentuk BBM masih akan mencapai Rp649 triliun,” paparnya.
Pemerintah, kata Menkeu, memperkirakan dengan bansos tambahan sebesar Rp24,17 triliun tersebut bisa menahan pertambahan jumlah kemiskinan akibat kebijakan kenaikan BBM subsidi itu./VOA
Jakarta, 25 Maret 2025. PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) telah melaksanakan pembayaran…
PT Gauri Sinergi Semesta dengan bangga mempersembahkan Tamil Festival Indonesia 2025, sebuah konser musik Tamil…
Memilih sampo dengan surfaktan yang tidak membuat kulit kepala kering sangat penting untuk menjaga kesehatan…
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, menghadapi tantangan dalam menyediakan layanan kesehatan…
Jakarta, 25 Maret 2025 – Keterlibatan PT Pelindo Solusi Logistik dalam mobilisasi unit KRL merupakan bentuk…
Saham Nvidia mengalami penurunan lebih dari 3% setelah konferensi teknologi tahunan GTC 2025 yang dijuluki…
This website uses cookies.
View Comments