Semua ini, lanjut Budhis, dikarenakan kebijakan yang patriakis yang tidak menganggap perempuan penting untuk terlibat di dalam proses pembangunan. Menurutnya keterlibatan perempuan dalam pembangunan desa sangat penting. Harus ada pengorganisasian perempuan desa secara baik.
“Kalau desa sudah membuat kebijakan bahwa perempuan desa berorganisasi, disiapkan ruang-ruangnya itu pasti ada kemajuan. Jadi ibu-ibu terlibat di dalam musyawarah pembangunan di desa,” kata Budhis./VOA
Adapundi kembali menyelenggarakan kegiatan literasi keuangan bertema “Duit Digital: Pintar Genggam Keuangan Bersama Pindar” di…
K Mall kembali memperkuat posisinya sebagai destinasi gaya hidup dan komunitas di kawasan Jakarta Pusat…
Lintasarta memperkuat komitmennya dalam mendukung transformasi industri di era AI melalui jasa andalan Intelligent Core—The…
Banyak orang baru mulai memikirkan kebutuhan keuangan ketika waktunya sudah dekat. Padahal, semakin besar kebutuhan…
International Broadcast Centre (IBC), pusat siaran resmi untuk Piala Dunia FIFA 2026™, telah resmi dibuka di…
Di balik energi yang hadir di SPBU, bandara, kawasan industri, hingga pelosok negeri, terdapat para…
This website uses cookies.