Peran Perempuan Penting dalam Pembangunan Desa

Perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan desa. Keterlibatan dan partisipasi perempuan menjadi syarat mutlak dalam upaya mewujudkan pembangunan yang berkeadilan.

JAKARTA — Dalam peringatan hari perempuan desa yang jatuh pada 15 Oktober, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menegaskan pembangunan desa harus mengakomodasi kepentingan masyarakat dan tidak boleh ada diskriminasi berdasarkan gender serta marginalisasi di desa.

Menurutnya, peran perempuan sangat penting dalam pembangunan desa dan bukan hanya sekedar pelengkap saja. Perempuan desa, lanjutnya, merupakan kontributor penting dalam produksi pertanian, ketahanan pangan dan nutrisi, pengelolaan lahan, sumber daya alam dan ketahanan iklim.

Abdul Halim mengatakan bahwa perempuan merupakan kunci keberhasilan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa yang memiliki 18 tujuan dan sasaran.

Kedelapan belas tujuan dan sasaran pembangunan melalui SDGs Desa itu antara lain adalah desa tanpa kemiskinan; desa tanpa kelaparan; desa sehat dan sejahtera; pendidikan desa berkualitas; desa berkesetaraan gender; desa layak air bersih dan sanitasi, desa berenergi bersih dan terbarukan.

Peran penting perempuan desa untuk mencapai SDGs Desa kini semakin diakui dunia. UN Women (2021) memberi kesempatan yang sama kepada perempuan dan laki-laki, dapat meningkatkan produksi pertanian 2,5-4%. Keterlibatan perempuan dalam ranah ekonomi juga dapat mengatasi kekurangan gizi sebesar 12-17%.

Seorang perempuan Sumba sedang menenun untuk dijual kepada para pengunjung di Desa Wisata Tarung, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, 11 Maret 2012. (Foto: AFP)

“Peloporan perempuan desa akan menentukan pencapaian SDGs Desa. Kepahlawanan perempuan desa adalah solusi bagi ancaman pangan bukan hanya bagi desa, tapi juga untuk kedaulatan pangan nasional serta untuk ketahanan pangan global,” tegas Abdul Halim.

Page: 1 2 3

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…

54 menit ago

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…

3 jam ago

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…

4 jam ago

Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, BRI Finance Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara

Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…

4 jam ago

Perusahaan Mulai Mengevaluasi Strategi Infrastruktur dan Keamanan IT di Tengah Transformasi Digital

Perusahaan di Indonesia mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring…

5 jam ago

Dua Saksi Ahli Beda Pendapat Soal Legal Standing BP Batam di Sidang Bowie Yoenathan

BATAM - Pakar Hukum Kehutanan, Bambang Wiyono S.H.,M.H dihadirkan Penasehat Hukum terdakwa Bowie Yoenathan untuk…

16 jam ago

This website uses cookies.