BATAM – Ketua Sementara DPRD Kota Batam, Putra Yustisi Respaty mengatakan anggota Dewan yang baru belum bisa bekerja secara optimal karena pimpinan defenitif belum ditetapkan.
“Kita berharap segera mendapatkan pimpinan defenitif, tujuannya apa? supaya kita bisa kerja secara optimal,” ujar Putra kepada swarakepri.com diruang kerjanya, Rabu(4/9/2019) sore.
Menurut Putra, saat ini agenda kerja anggota DPRD Batam belum ada, karena alat kelengkapan belum dibentuk. “Alat kelengkapan juga belum ada, itu mengakibatkan kita tidak bisa bekerja secara optimal,” jelasnya.
Namun demikian, Putra menjelaskan anggota Dewan yang baru sudah melakukan rapat koordinasi untuk membahas pimpinan defenitif. “Kemarin kita sudah rapat koordinasi sekalian silahturahmi dengan anggota Dewan yang baru. Dalam agenda yang ada targetnya tanggal 30 September ditetapkan pimpinan defenitif.
Ia menambahkan, dari hasil koordinasi tersebut disepakati agendanya dimajukan supaya anggota Dewan yang baru bisa bekerja lebih cepat.
“Supaya kita bisa bekerja bisa lebih cepat, agendanya kita majukan dan akan disahkan pada saat Paripurna besok(kamis),” tambahnya.
Disinggung soal peluangnya menjadi pimpinan defenitif DPRD Batam, Putra menjelaskan bahwa di internal PDI Perjuangan dilakukan sistem seleksi dan penjaringan.
“Kita melalui sistem penjaringan, kalau saya sudah otomatis belum lolos dalam seleksi itu. Salah satu syaratnya harus yang sudah pernah duduk di Dewan,”pungkasnya.
Penulis : Jacob
Editor : Rudiarjo Pangaribuan
BATAM - Direktorat Jenderal(Ditjen) Imigrasi masih mendalami keterlibatan Warga Negara Indonesia(WNI) pasca penangkapan 210 Warga…
Liberta Hotel International turut ambil bagian dalam Belajaraya 2026, sebuah festival kolaboratif yang mempertemukan komunitas,…
BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…
BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…
Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…
Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…
This website uses cookies.