PLN Batam Kalah Cepat, Karyawan Jadi Pesakitan

Sidang Kasus Pencemaran Nama Baik yang Dilaporkan HH Club atau Planet 3

BATAM – swarakepri.com : Hasanuddin, karyawan bagian Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) PT Perusahaan Listrik Negara(PLN) Batam duduk sebagai pesakitan setelah didakwa melakukan tindak pidana pencemaran nama baik terhadap HH Club atau Planet 3 atas pernyataannya yang diterbitkan beberapa media cetak lokal di Batam pada tanggal 13 Agustus 2013 lalu yang menyebutkan “Sebulan Diskotik Planet 3 cuma bayar Rp 150 ribu dan “Diskotik Planet memodifikasi MCB milik PLN”.

Hari ini, Kamis(16/1/2014) persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik ini memasuki tahap pemeriksaan saksi-saksi dari pihak PLN Batam dan Media Cetak.

Bukti Panggabean, Bagian Hukum PT PLN Batam dalam kesaksiannya mengaku bahwa pihaknya belum sempat melakukan klarifikasi berita yang sudah diterbitkan media ketika pihak managemen Planet 3 melaporkan dugaan pencemaran nama baik ke pihak Kepolisian Polresta Barelang.

“Sebelum melakukan upaya klarifikasi berita, kita sudah dilaporkan pencemaran nama baik,” ungkapnya ketika ditanyakan Majelis Hakim atas upaya apa yang sudah dilakukan Bagian Hukum PLN Batam terkait adanya pemberitaan di media cetak.

Kepada Majelis Hakim, Saksi juga menegaskan bahwa berita yang diterbitkan dibeberapa media cetak di Batam tersebut tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.

“Kami tidak pernah menyebutkan identitas pelanggan kepada media tapi hanya nomor pelanggan saja, Jumlah meteran yang disebutkan di media hanya 8 unit juga tidak benar karena Tim P2TL memeriksa 11 meteran,” jelasnya.

Menjawab pertanyaan dari Jaksa Penuntut Umum(JPU), Muhammad Chadafi, saksi mengaku bahwa selama bekerja di PLN Batam, Planet 3 belum pernah dilaporkan melakukan pencurian listrik.

Fakta menarik kemudian disampaikan saksi ketika mendapat pertanyaan dari Penasehat Hukum terdakwa terkait identitas wartawan yang melakukan wawancara terkait temuan Tim P2TL dilapangan.

“Saya tidak tahu, jawab saksi ketika ditanya Penasehat Hukum terdakwa tentang identitas wartawan yang melakukan wawancara terhadap terdakwa.

Saksi juga menjawab tidak tahu ketika ditanya penasehat hukum terdakwa terkait kapan dugaan pencemaran nama baik ini dilaporkan oleh Managemen Planet 3 ke pihak kepolisian.

“Berita diterbitkan tanggal 13 Agustus 2013, dan laporan pencemaran nama baik juga dilakukan pada hari itu juga(13 Agustus 2013),” kata Penasehat Hukum terdakwa.

Untuk persidangan berikutnya Penasehat Hukum terdakwa juga memohon kepada Majelis Hakim untuk menghadirkan wartawan yang melakukan wawancara kepada terdakwa sebagai saksi dipersidangan.

Pada persidangan yang sama selain mendengarkan keterangan saksi dari Bagian Hukum PT PLN Batam, Wakil Pimpinan Redaksi Batam Pos, Ismed Safriadi juga hadir sebagai saksi.

Seusai mendengarkan keterangan saksi, Ketua Majelis Hakim, Jack Oktavianus didampingi dua orang Hakim Anggota kemudian menunda sidang hingga minggu depan.

Seperti diketahui dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum, terdakwa Hasanuddin dijerat dengan pasal 311 ayat 1 atau pasal 310 ayat 1 KUHP tentang pencemaran nama baik.(redaksi)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Halo Robotics Sukses Gelar Drone Talks @ The Mulia, Dorong Inovasi Keamanan dengan Otomasi & AI

Halo Robotics dengan bangga mengumumkan kesuksesan acara Drone Talks @ The Mulia yang diselenggarakan pada…

1 jam ago

Jelang Keputusan The Fed: Bitcoin Melonjak Hampir USD $60.000 Lagi

Harga Bitcoin kembali mengalami koreksi dan turun di bawah USD $60 ribu, menjelang keputusan suku bunga…

3 jam ago

BARDI Smart Home: Dari Garasi ke 4 Juta Pengguna – Apa Rahasianya?

Ketika banyak perusahaan lokal berjuang untuk bertahan hidup di tengah krisis pandemi, BARDI Smart Home…

3 jam ago

Elnusa Petrofin Kembali Gelar Program CSR ASIAP untuk Kurangi Sampah Laut di Desa Serangan, Bali

BALI - Permasalahan lingkungan akibat sampah plastik masih menjadi tantangan serius bagi kelestarian ekosistem laut…

10 jam ago

Uji Kompetensi Bahasa Inggris, 32 Tim Peserta Ikuti Yos Sudarso Debating Championship 2024

BATAM - Yos Sudarso Debating Championship 2024 mulai digelar hari ini, Sabtu (21/09/2024). Kepala Sekolah…

10 jam ago

Gugatan HNSI Batam terhadap Kapal MT Arman 114 Diputus N.O

BATAM – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menjatuhkan putusan Niet Ontvankelijke Verklraad(N.O) atas gugatan Perbuatan…

10 jam ago

This website uses cookies.