Categories: BATAM

Polemik soal Pekerja WNA Hingga Komitmen Kemajuan Pariwisata, Ini Penjelasan Lengkap Manajemen First Club Batam

Komitmen terhadap Regulasi dan Stabilitas Pariwisata

Lian menegaskan, Manajemen First Club Batam senantiasa berkomitmen untuk menjalankan kegiatan usaha sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Kemudian, mendukung program pemerintah dalam penegakan aturan terhadap tempat hiburan dan berperan aktif dalam menjaga iklim usaha yang aman, sehat, dan kondusif bagi pertumbuhan pariwisata Batam.

“Kami percaya bahwa kolaborasi dan komunikasi yang baik antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat sangat penting untuk menjaga citra Batam sebagai destinasi wisata unggulan,”terangnya.

First Club sebagai Destinasi Favorit Wisatawan Mancanegara

Lian juga mengatakan bahwa sejak diresmikan April 2025 lalu, First Club Batam telah tumbuh menjadi salah satu destinasi hiburan malam yang paling diminati oleh wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Kota Batam.

Hal ini terlihat dari data internal kami, di mana sebagian besar pengunjung kami merupakan turis asing yang datang secara rutin untuk menikmati layanan hiburan yang kami sediakan.

Popularitas ini tidak hanya mencerminkan kepercayaan dan kenyamanan pengunjung terhadap pelayanan kami, tetapi juga berkontribusi secara signifikan terhadap daya tarik Batam sebagai kota tujuan wisata.

Kehadiran tempat hiburan yang aman, profesional, dan sesuai regulasi menjadi salah satu faktor pendukung penting dalam rantai nilai sektor pariwisata, khususnya dalam aspek amenitas.

Sebagaimana diketahui, sektor pariwisata merupakan penyumbang besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam, yang menurut data terbaru mencapai hampir 24 persen.

Tempat-tempat hiburan malam seperti First Club, bersama hotel, restoran, pusat perbelanjaan, dan rumah sakit, merupakan bagian dari ekosistem pariwisata yang saling melengkapi.

Ajakan untuk Menjaga Kondusifitas Industri

Menyikapi dinamika yang terjadi, Manajemen First Club Batam berharap seluruh pihak dapat menjaga perspektif yang proporsional dan tetap mengedepankan kondusifitas industri pariwisata.

“Kami mengajak pihak menjaga suasana yang kondusif dengan tidak menyebarkan informasi yang tidak lengkap atau tidak berdasar, karena hal itu justru berisiko merusak citra Batam sebagai destinasi yang aman dan menarik bagi turis asing maupun domestic,”kata Lian.

“Kami menegaskan kembali bahwa seluruh operasional First Club selalu berada dalam koridor hukum dan regulasi yang berlaku. Izin operasional kami lengkap. Begitu pula dengan pengelolaan tenaga kerja, termasuk WNA, semuanya dilakukan berdasarkan prosedur resmi, transparan, dan sepengetahuan instansi terkait,”lanjutnya.

Page: 1 2 3

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

BRI Region 6 Sambut Pekerja Baru Melalui Program Onboarding

Dalam upaya mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, BRI Region 6 menyelenggarakan…

7 jam ago

Oxygen.id Luncurkan Paket Stream Sport 200Mbps dan Gratis Nonton Piala Dunia

Oxygen.id, layanan internet broadband dari MoraRepublic, menghadirkan Paket Stream Sport untuk memberikan pengalaman menonton pertandingan olahraga…

18 jam ago

Dubes India Temui Seskab Teddy, Bahas Persiapan Kunjungan PM Narendra Modi ke Indonesia

Persiapan menuju kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia mulai memasuki tahap yang lebih…

19 jam ago

Investasi Hilirisasi Mineral Tembus Rp98,3 Triliun, Komoditas Grup MIND ID Jadi Magnet Utama

Hilirisasi mineral semakin menunjukkan perannya sebagai mesin pertumbuhan investasi nasional. Sepanjang triwulan I 2026, investasi…

19 jam ago

Mengapa Pen-Test Tahunan Sudah Tidak Lagi Cukup di Tengah Lanskap Ancaman Siber yang Terus Berubah, ITSEC Asia (IDX:CYBR) Perkenalkan Bronyx.AI

Transformasi digital membuat bisnis bergerak semakin cepat. Sayangnya, pendekatan keamanan yang digunakan banyak organisasi masih…

23 jam ago

Di Tengah Gejolak Harga Sawit, Holding Perkebunan Nusantara Konsisten Serap TBS Petani

Polemik penurunan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani kembali menjadi perhatian…

23 jam ago

This website uses cookies.