Categories: Karimun

Polres Karimun Musnahkan Barang Bukti Sabu dan Ekstasi

KARIMUN – Kepolisian Resor Karimun memusnahkan Barang Bukti narkotika jenis sabu seberat 468.17 gram, 231 butir pil ekstasi merek Heinekken dan 202 butir pil Happy Five di Ruang Rupatama Mapolres Karimun, Senin (11/11/2019).

“Dalam kasus ini, kita tetapkan 3 tersangka dan 1 DPO. Adapun ketiga tersangka adalah, SE (19), AR (22) dan FT (29). Sedangkan 1 tersangka lagi yaitu ALX, DPO,” terang Wakapolres Karimun, Kompol Muhammad Chaidirdi dampingi Kasat Narkoba, AKP Rayendra Arga Prayana.

Dijelaskan, pada Rabu 16 Oktober 2019, pihaknya mendapat informasi bahwa di Kost-kostan Jalan Ahmad Yani Kelurahan Sungai Lakam Timur Kecamatan Karimun ada transaksi narkoba dengan inisial tersangka SE. Berdasarkan informasi itu, tim unit Reskrim Narkoba menuju lokasi.

Selanjutnya, sekitar 19.30 WIB, dilakukan penangkapan terhadap tersangka SE dengan barang bukti 7 paket kecil narkotika jenis sabu yang disimpan didalam tas sandang tersangka.

“Saat diinterogasi, kepada petugas, SE mengaku jika barang haram tersebut didapat dari tersangka AR yang sedang berada di kamar 309 Hotel Ecotel Karimun.

“Sekira Pukul 23.15 WIB dihari yang sama, kita lakukan penangkapan terhadap tersangka AR dengan BB 2 paket besar sabu dari dalam tas tersangka yang berada diatas meja kamar Hotel. AR mengaku bahwa Sabu tersebut dari tersangka FT,” tambahnya.

Dari hasil pengembangan, pada Kamis 17 Oktober 2019 sekira Pukul 09.30 WIB, tersangka FT berhasil diringkus di Pelabuhan Internasional Tanjung Balai Karimun. Saat dilakukan penggeledahan diloker milik tersangka didalam Kapal Putri Anggraini 05 tempatnya bekerja yang sedang sandar, ditemukan 1 paket besar sabu.

247 butir pil ekstasi merek Heinekken, 5 butir pil ekstasi orange, 202 butir pil psikotropika jenis Happy Five (Erimin Lima). FT mengaku jika barang tersebut didapat dari tersangja ALX (DPO) yang berada di Malaysia. Kini tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolres Karimun untuk penyidikan lebih lanjut.

“Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider 112 ayat (2) subsider 113 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Pasal 62 Undang-undang RI Nomor 05 Tahun 1997 tentang Psikotropika paling lama dan paling singkat 5 Tahun penjara,” tukasnya.

Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan dengan cara diblender dan dilarutkan dengan air panas itu.

Kegiatan itu dipimpin oleh Wakapolres Karimun, Kompol Muhammad Chaidir didampingi Kepala Satuan (Kasat) Narkoba AKP Rayendra Arga Prayana, turut dihadiri perwakilan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Karimun, Pengadilan Negeri (PN) Karimun, Bea dan Cukai, BNNK Karimun dan perwakilan dari Rutan Kelas II B Tanjung Balai Karimun.

 

Penulis  : Hasian Sinaga

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Eksepsi Ditolak, Sidang Perkara Dju Seng Lanjut ke Pembuktian

BATAM - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam menolak eksepsi terdakwa Dju Seng anak dari Lim…

47 menit ago

Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz, Bittime Soroti Dampaknya terhadap USDT/IDR

Kondisi geopolitik dunia saat ini sedang berada dalam tensi tinggi, menyusul langkah Amerika Serikat (AS)…

4 jam ago

Tangkap Tren Renovasi Hunian, BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan Masyarakat yang Fleksibel

Kebutuhan akan hunian yang nyaman, fungsional, dan adaptif terhadap dinamika gaya hidup terus mengalami peningkatan…

4 jam ago

Dari Bauksit ke Baterai EV, MIND ID Bangun Rantai Hilirisasi Menuju Industri Masa Depan Indonesia

MIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui…

4 jam ago

MiiTel Meetings Kini Dilengkapi Fitur Real-Time Talk Assistant

Solusi AI meeting analytics MiiTel Meetings yang dikembangkan oleh RevComm kini dilengkapi dengan fitur Real-Time Talk Assistant.…

4 jam ago

Harga Emas Masih Berpeluang Naik, Ini Proyeksi Terbaru Dupoin Futures

Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…

5 jam ago

This website uses cookies.