Proyek KECC Diduga Sarang Korupsi Banggar DPRD Karimun

KARIMUN – swarakepri.com : Proyek pembangunan gedung Karimun Exhibition dan Convention Centre (KECC) yang menelan anggaran sebesar Rp 15 Milliyar dengan menggunakan dana APBD Kabupaten Karimun Tahun 2012 diduga diselewengkan oleh Badan Anggaran(Banggar) DPRD Karimun.

Dari hasil investigasi media ini dilapangan terendus aroma Korupsi, Kolusi dan Nepotisme(KKN) dalam proyek tersebut. Dari mulai proses penganggaran nilai proyek di Banggar DPRD Karimun hingga masalah lahan untuk lokasi pembangunan gedung ditemukan banyak keganjilan.

Gedung yang pada awalnya direncanakan akan dibangun diatas lahan yang telah ditimbun kemudian berubah lokasi hingga ketepi laut dengan alasan untuk membangun mesjid terapung di Karimun.

Keganjilan yang ditemukan dalam proses perpindahan lokasi proyek tersebut adalah ketika pindahnya lokasi proyek justru dilakukan setelah Banggar ketok palu.

Indikasi adanya praktek KKN dalam proyek tersebut tidak hanya ditemukan di Banggar DPRD Karimun saja. Dalam proses pelelangan yang akhirnya dimenangkan PT Nindya Karya, salah satu peserta lelang justru dikalahkan oleh panitia lelang meskipun memiliki penawaran lebih rendah Rp 50 juta dari penawaran PT Nindya Karya.

Proyek pembangunan gedung yang ditargetkan selesai selama selama 270 hari kalender juga diperkirakan tidak akan tuntas. Hingga hari ini, Senin (26/08/2013) tidak terlihat aktifitas pengerjaan proyek dilokasi.

Salah seorang narasumber terpercaya swarakepri yang tidak bersedia dipublikasikan mengungkapkan bahwa pembangunan proyek gedung KECC yang digadang-gadang akan menjadi ikon kota Karimun ini telah terjadi korupsi berjemaah ditubuh Banggar DPRD Karimun tahun APBD 2012.

“Pembengkakan anggaran mencapai miliyaran rupiah. Tidak dipungkiri jika proyek ini hanya akal-akalan pejabat yang ingin menguruk APBD Karimun untuk memperkaya diri,” ungkapnya.

Hingga berita ini diunggah, tidak satupun anggota Banggar DPRD Karimun yang bersedia dimintai keterangan dugaan korupsi pada proyek pembangunan gedung KECC tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum(PU) Karimun, H.A Azis ketika dikonfirmasi awak media ini melalui pesan sengkat SMS juga belum bersedia memberikan keterangan.(edy)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Perkuat Komitmen Keberlanjutan, SUCOFINDO Dukung Aksi “Mageri Segoro” di Jawa Tengah

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas…

1 jam ago

BRI Finance Catatkan Pertumbuhan Pembiayaan Mobil Bekas 169,34 Persen

Di tengah kebutuhan masyarakat akan kendaraan pribadi yang tetap tinggi, mobil bekas semakin menjadi pilihan…

1 hari ago

Lebih dari 1 juta Ton Barang Diangkut via Kereta Kontainer, Setara Mengurangi Pergerakan Hampir 60 Ribu Truk di Jalan Raya

Pada Mei 2026, KAI Logistik berhasil mencatatkan kinerja keseluruhan angkutan barang dengan volume sebesar 1.658.622…

1 hari ago

UU P2SK Resmi Disahkan, Nasib Industri Kripto RI Bakal Berubah?

Pengesahan revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan atau UU P2SK dinilai menjadi momentum penting…

1 hari ago

Perjalanan Irham Mengembangkan Diri di BINUS @Bandung

Dalam proses pendidikan tinggi, pengalaman yang diperoleh mahasiswa tidak hanya terbatas pada pembelajaran akademik di…

1 hari ago

BINUS Dorong Pasar Bunga Rawa Belong Jadi Destinasi Florikultura

BINUS University terus memperkuat revitalisasi Pasar Bunga Rawa Belong sebagai pusat florikultura terbesar di Asia…

1 hari ago

This website uses cookies.