BATAM – Puluhan honorer Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) angkatan ke-7 kembali melakukan Unjuk rasa di depan kantor Wali Kota Batam, Rabu (21/12/2016) pagi.
Aksi puluhan honorer yang sudah dirumahkan selama ini enam bulan lebih ini menuntut kejelasan statusnya yang belum kunjung menemukan titik terang.
“Bagaimana dengan nasip kami, jangan jadikan kami korban politik,” ujar salah satu orator menyampaikan aspirasinya.
Mereka berharap bisa kembali bertemu dengan Wali Kota Batam untuk mencari solusi yang tepat.
Sementara itu Ridwan Sekretaris Satpol PP Batam menjelaskan bahwa tidak ada lagi pertemuan dengan Wali Kota karena proses hukum sedang berjalan.
“Pada prinsipnya telah ada pertemuan sebelumnya dengan Wali Kota Batam dan di ikuti perwakilan honorer Satpol PP, dan Wali Kota telah menyampaikan bahwa tidak ada penerimaan Satpol PP yang di lakukan Pemko Batam,” tegasnya.
Kata dia, pada pertemuan itu Wali Kota juga mengatakan bahwa bila ada yang dirugikan atas perekrutan tersebut untuk melaporkan secara hukum.
“Saat ini proses hukumnya sedang berjalan dan telah banyak yang telah dipanggil polisi untuk diperiksa, mulai dari pejabat Satpol PP dan lainnya,” ucapnya.
Jefry Hutauruk
BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…
BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…
Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…
Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…
Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…
This website uses cookies.