Categories: Karimun

Rafiq ajak Investor Bangun SPBU di Kundur

KARIMUN – Pemkab Karimun memberikan peluang sepenuhnya kepada investor untuk mengembangkan usaha dibidang perminyakan di Pulau Kundur. Salah satunya adalah mendirikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang sampai saat ini memang belum ada.

 

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, dorongan terhadap investor sudah sempat diutarakan kepada beberapa pengusaha lokal termasuk pengusaha ternama asal Kundur di Kota Batam, Amat Tantoso. Berbagai persyaratan dari Pertamina sudah dikantongi dan tinggal menanti pengusaha yang berniat mendirikan SPBU di kampung halaman orang nomor satu di Kabupaten Karimun ini.

 

“Saya pun sudah bertemu dengan beberapa pengusaha asal Kundur pada saat pengukuhan pemuda Tionghoa di Kundur beberapa hari kemarin. Bahwa persyaratan-persyaratan sudah kita miliki. Maka dari itu kita siapkan bagi pengusaha yang serius untuk mengelola SPBU di Kundur,” ucap Rafiq, kemarin.

 

Upaya untuk mendapatkan rekomendasi serta persyaratan lainnya kata Rafiq berawal dari utusan Pemkab Karimun dalam hal ini Asisten II, Arnadi Supaat diutus ke Medan mendatangi PT Pertamina dalam rangka bagaimana membangun SPBU baru yang akan ditempatkan di Pulau Kundur.

 

Pertimbangannya lanjut Rafiq adalah, melihat jumlah penduduk dan jumlah kendaraan yang semakin padat di Pulau Kundur. Yang kemungkinan besar untuk izin akan diberikan. Tinggal tergantung pengusaha yang punya keinginan serius, sehingga mereka harus menyiapkan lokasi dimana SPBU itu akan didirikan berikut dengan surat-surat yang harus dikantongi.

 

“Kemudian izin yang akan dikeluarkan oleh pemerintah daerah dalam bentuk rekomendasi nanti akan kita permuda. Yang jelas upaya ini (pembangunan SPBU di Kundur) sedang kita jajaki dari perusahaan ke perusahaan yang bersedia membangun di Kundur dan kita akan dorong,” jelasnya.

 

Disinggung apakah apakah mungkin jika rencana pembangunan SPBU di Kundur dikelola oleh Pemerintah dalam hal ini Perusda Karimun, Rafiq mengaku pemerintah belum mampu menangani SPBU. Karena investasinya sangat besar mulai dari harga tanah, bangunan dan fasilitas lengkap lainnya.

 

Sedangkan mengacu dari perkembangan SPBU di Karimun menurutnya, yang dulunya tidak mampu lagi mengelolanya. Namun saat ini secara perlahan sudah ada perbaikan mulai dari administrasi, karyawan, pengelolaan teknis minyak, pengangkutannya dan lainnya. Dalam mengelola itu saja dinilai sudah cukup berat, maka untuk itu diberikan kesempatan kepada pengusaha.

 

Setelah membahas rencana tersebut, Rafiq mengaku bahwa Amat Tantoso tertarik untuk mendirikan SPBU di Kundur. Sehingga dalam hal ini ia berjanji akan mendorong segala kepengurusan yang dibutuhakn agar dipermudah.

 

“Kita akan dorong dan kita fasilitasi perizinannya, insya Allah izin kita akan diberikan oleh oleh pihak Pertamina. Tinggal menanti niat dari pengusaha dan eksennya,” tuturnya.

 

Untuk gambaran lokasi persis yang akan dibangun SPBU, Rafiq meminta agar ditempatkan tidak jauh dari pusat kota tempat dimana pusat aktifitas masyarakat. Beberapa titik yang menjadi gambaran sementara adalah ke arah Urung tepatnya di Desa Sungai Sebesi Kecamatan Kundur, sedangkan kalau ke arah Sawang harus dibangun tepatnya di sektiar Kilometer 3 atau Kilometer 4 Kelurahan Tanjungbatu Barat.

 

“Target kita sih inginnya secepatnya, tapi bagaimana investor yang akan berinvestasi. Dari Amat Tantoso sendiri sudah berminat dan akan kita sampaikan kembali bahwa kita sudah dapatkan persyaratan dan mudah-mudahan dia punya keinginan yang serius dalam mendirikan SPBU di Kundur,” harap Rafiq.

 

Jika sudah terwujud nantinya, Rafiq menekankan kepada seluruh aparat penegak hukum harus menjaga kuota BBM untuk Kundur agar tidak dijual keluar seperti ke wilayah Penyalai Provinsi Riau dan harus betul-betul digunakan untuk kebutuhan masyarakat kampung halamannya.

 

 

(red/HK)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Era Baru Diagnostik Penyakit Metabolik yang Lebih Personal Dikupas di Prodia Scientific Day 2026

Penyakit metabolik kini berkembang menjadi tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan saling berkaitan. Kondisi seperti…

52 menit ago

PM Modi dan Prabowo Rayakan Persahabatan Indonesia-India Bersama Diaspora India

Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi menutup rangkaian agenda hari pertama kunjungan…

55 menit ago

Robotics Engineering Adalah Jurusan Masa Depan, Kenapa?

Transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, otomotif, logistik, kendaraan listrik, smart mobility, hingga artificial intelligence…

1 jam ago

Kalender Event Jakarta yang Semakin Padat di Bulan Juli Mendorong Tren Liburan Akhir Pekan Berbasis Pengalaman

Jakarta, 3 Juli 2026 – Dari pameran kecantikan dan fesyen hingga acara hewan peliharaan dan hiburan,…

2 jam ago

Kontribusi Nyata untuk Ekonomi Kerakyatan, BRI Setorkan Dividen Terbesar Sepanjang Sejarah di Bawah Supervisi Danantara

Di bawah supervisi Danantara, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat perannya sebagai penggerak…

2 jam ago

Kesalahan Menyimpan Dana Darurat yang Sering Dilakukan

Dana darurat sebaiknya mudah diakses saat dibutuhkan. Sayangnya, masih banyak orang yang fokus mengumpulkan dana…

2 jam ago

This website uses cookies.