Massa Mendesak Dilakukan Penghitungan Ulang Suara di Seluruh Batam
BATAM – swarakepri.com : Ratusan simpatisan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan(PDIP) Batam berunjuk rasa didepan kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Batam mendesak agar dilakukan penghitungan ulang suara dengan membuka seluruh surat suara di seluruh kecamatan yang ada di Batam, siang ini, Kamis(24/4/2014) sekitar pukul 13.45 WIB.
“Kami meminta KPU membuka seluruh surat suara yang ada di Batam,” teriak pengunjuk rasa.
Aksi unjuk rasa yang juga diikuti oleh beberapa Calen Legislatif(Caleg) dari PDIP ini juga mendesak Panwaslu Batam akan bekerja sesuai dengan tupoksinya dan jangan mengambil peran sebagai penyelenggara pemilu.
“Peserta pemilu adalah partai, Panwaslu jangan bertindak seperti penyelenggara pemilu,” ujar pengunjuk rasa.
Birgal Sinaga, salah satu Caleg yang turut dalam aksi unjuk rasa tersebut mengatakan bahwa kedatangan simpatisan partai PDIP ke KPUD Batam adalah untuk memastikan agar tidak terjadi manipulasi suara saat pleno rekapitulasi di KPUD Batam.
“Tidak boleh seorangpun memanipulasi suara. Karena satu suara sangat berharga. Kami mendesak agar seluruh Batam dilakukan penghitungan ulang,” ujarnya.
Saat berita ini diunggah, aksi unjuk rasa simpatisan partai PDIP masih tetap berlangsung didepan Kantor KPUD Batam.(redaksi)
Di era bisnis yang semakin kompetitif dan terhubung secara global, membangun karier di bidang manajemen…
Metland Cikarang kembali meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori "Balap Lintasan…
Transformasi digital pemerintahan tidak hanya ditentukan oleh kemajuan teknologi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya…
BATAM - Mantan Direktur PT.Agrilindo Estate, Bowie Yoenathan menyampaikan argumen penutup atau closing statement pada…
Daerah Istimewa Yogyakarta masih menjadi salah satu destinasi pendidikan favorit di Indonesia. Berdasarkan data Badan…
Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemimpin dalam bidang Kecerdasan Buatan. Pada 16 Juli…
This website uses cookies.