Rekomendasi UMK Ditolak Buruh, Ini Alasan Wali Kota Batam

Batam harus kita Jaga Bersama

BATAM – swarakepri.com : Rekomendasi Upah Minimum Kota(UMK) Batam tahun 2015 sebesar Rp 2.664.302 ditolak buruh. Ratusan buruh kembali menggelar aksi unjuk rasa, siang ini, Jumat(14/11/2014) didepan kantor Wali Kota Batam dengan tujuan mendesak Wali Kota Batam mengubah angka UMK yang telah ditetapkan.

Dalam orasinya, pengunjuk rasa mendesak Wali Kota Batam mengubah angka rekomendasi UMK Batam 2015. “Kita akan duduki kantor Wali Kota sampai angka Rp 3,3 keluar, dan bila perlu kita menginap di sini,” ujar pengunjuk rasa.

Seusai shalat Jumat, Wali Kota Batam Ahmad Dahlan akhirnya menemui dan menjelaskan alasan mengeluarkan rekomendasi UMK Batam tahun 2015 hari kamis kemarin(13/11).

“Karena sudah mendesak dan membutuhkan keputusan Pemerintah Kota Batam, kemarin(Kamis,red) sudah ditetapkan rekomenasi UMK Batam tahun 2015,” ujar Dahlan kepada pengunjuk rasa dari atas mobil.

Dahlan beralasan bahwa pada aksi unjuk rasa buruh sebelumnya ia telah berjanji akan menetapkan rekomendasi UMK Batam 2015 minimal Rp 2,5 juta. Namun setelah mempertimbangkan semua hal yakni nasib pekerja, keadaan Batam dan dunia usaha akhirnya ditetapkan rekomendasi UMK sebesar Rp 2.664.302.

“Kami berharap keputusan ini bisa diterima pekerja dengan sabar. Kenapa? karena Batam harus kita jaga bersama,” tegas Dahlan.

Menurut Dahlan setiap tahun angka UMK Batam selalu mengalami kenaikan. Tahun 2013 UMK sebesar Rp. 2.040.000, tahun 2014 sebesar 2.442.000 dan tahun 2015 ini sebesar Rp 2.664.302.

“Tolong bersabar dan tenang. Kita amankan keputusan ini,” harap Dahlan lalu kemudian meninggalkan buruh yang berunjuk rasa.

Hingga berita ini diunggah, ratusan buruh masih tetap berunjuk rasa didepan kantor Wali Kota Batam untuk mendesak Wali Kota Batam mengubah angka rekomendasi UMK Batam 2015 yang telah ditetapkan kemarin. (redaksi)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Harga Emas Berpotensi Koreksi, Peluang Rebound Masih Terbuka

Pergerakan harga emas dunia pada perdagangan hari Selasa (21/4) diperkirakan masih berada dalam fase konsolidasi,…

4 jam ago

Webinar Telkom AI Center, From Prompt to Motion: Revolusi Baru dalam Pembuatan Konten Video Berbasis AI

Telkom AI Center Jakarta kembali menggelar webinar GigTalks bertajuk “From Prompt to Motion” yang diikuti…

6 jam ago

Kartini 2026: Perempuan Bekerja Makin Stres, Tren ‘Self-Care’ Jadi Bentuk Emansipasi Baru

Pada Hari Kartini 2026 di Jakarta, Bali Wangi Spa menyoroti meningkatnya tingkat stres pada perempuan…

7 jam ago

Polisi Datangi Lokasi Dugaan Penimbunan Limbah Elektronik di Batam Center

BATAM - Personel Polisi dari Ditreskrimsus Polda Kepri mendatangi lokasi dugaan penimbunan limbah elektronik yang…

9 jam ago

Sinyal Bahaya untuk Nvidia? Google Siapkan Gebrakan Besar di AI

Persaingan di industri kecerdasan buatan (AI) semakin memanas. Kali ini, Alphabet Inc. dikabarkan tengah menyiapkan…

9 jam ago

Penanggung Jawab Sekolah NGS Dipolisikan Soal Dugaan Pencemaran Nama Baik

BATAM - Pengelola Sekolah CSB melaporkan penanggung jawab Sekolah NSB berinisial M ke Polresta Barelang…

10 jam ago

This website uses cookies.