Categories: BATAM

Polisi Datangi Lokasi Dugaan Penimbunan Limbah Elektronik di Batam Center

BATAM – Personel Polisi dari Ditreskrimsus Polda Kepri mendatangi lokasi dugaan penimbunan limbah elektronik yang berada di belakang Edukit, Batam Center, Jumat 24 April 2026 sore.

Pantauan SwaraKepri di lokasi, dua orang personel Polisi sempat menunggu selama beberapa menit diluar pagar berwarna biru yang menutup areal tersebut.

Beberapa menit kemudian, petugas keamanan membuka pintu pagar dan mempersilahkan personel Polisi masuk ke dalam lokasi.

Personel Polisi saat mendatangi lokasi dugaan penimbunan limbah elektronik di wilayah batam center

Sekitar pukul 15.59 WIB, dua orang personel Polisi tersebut masuk ke dalam areal lokasi yang diduga digunakan untuk menimbun limbah elektronik.

Dari lubang kecil di pagar tersebut, tampak bangunan berwarna hijau dengan sejumlah mobil terparkir di depannya. Tidak jauh dari deretan mobil yang terparkir, tampak juga sejumlah tumpukan diduga limbah elektronik yang masih di wrapping.

Sementara itu dipinggir jalan disekitar lokasi, tampak juga sejumlah mobil box yang diduga mengangkut limbah elektronik sedang parkir. “Kami diperintah Pak Dir,”ujar salah satu personel Polisi yang ditemui di lokasi.

Sementara itu Dirkrimsus Polda Kepri, Kombes Pol Silvester Simamora masih berupaya dikonfirmasi terkait pemilik lokasi yang diduga digunakan untuk menimbun limbah elektronik tersebut.

Limbah Elektronik di Batam Jadi Sorotan

Limbah elektronik saat ini menjadi sorotan dikarenakan adanya polemik soal pemeriksaan kontainer limbah elekterik overstaing di Pelabuhan Batu Ampar, Batam.

Puluhan limbah elektronik asal Amerika Serikat yang masuk kategori B3 tersebut dikeluarkan dari Pelabuhan Batu Ampar Batam untuk dilakukan pemeriksaan fisik.

Polemik terjadi, karena puluhan container limbah elektronik tersebut dikabarkan diperiksa di lokasi tiga perusahaan importir yakni PT Esun Internasional Utama Indonesia, PT Logam Intenational dan PT Batam Battery Recicle Industries.

Page: 1 2

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

BRI Finance Catatkan Kualitas Aset yang Solid dengan NPF 2,23%

Jakarta, 4 Mei 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) menunjukkan ketahanan kinerja di…

3 jam ago

Menguak Sponsor Pembawa 210 WNA Kasus Scam Trading Baloi View Batam (1)

BATAM - Kasus scam trading melibatkan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diungkap oleh Direktorat Jenderal(Ditjen)…

3 jam ago

KLTC® dan SIKPA Jalin Kerja Sama, Hadirkan Pengembangan SDM Berbasis Keluarga

KLTC® dan SIKPA menjalin kerja sama untuk menghadirkan program edukasi keluarga berbasis leadership, coaching, dan…

4 jam ago

Trading Bukan Spekulasi: FLOQ Dorong Pendekatan Risk Management untuk Investor Kripto Baru

Harga Bitcoin Menembus US$81,000 di dalam kisaran hari. Volatilitas pasar memberikan opsi bagi investor untuk…

6 jam ago

Efba Kosmetindo Dorong Standar Baru Brand Skincare

Memasuki tahun 2026, keberhasilan sebuah brand kecantikan tidak lagi ditentukan oleh sekadar memiliki izin BPOM,…

9 jam ago

Awal 2026 Positif, Pembiayaan Multiguna BRI Finance Tumbuh 37,47%

PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak usaha BRI Group, mencatatkan pertumbuhan positif di segmen…

10 jam ago

This website uses cookies.