Categories: POLITIK

Relokasi Pedagang Rujak, Rudi : Tak Ada Pungutan Apapun..!!

BATAM – Wali Kota Batam Rudi SE menegaskan tidak ada pungutan apapun terhadap pedagang rujak yang akan direlokasi ke lahan milik pengembang di wilayah Seraya Atas, Lubuk Baja, Batam.

 

“Tidak ada pungutan biaya apapun terhadap 36 pedagang rujak. Yang jelas usai Lebaran mereka pindah sendiri kesana,” ujar Rudi menanggapi isu yang berkembang terkait pungutan sebesar Rp 40 juta terhadap 36 pedagang rujak yang ada, Jumat(15/4/2016).

 

Rudi mengatakan para pedagang meminta penggusuran ditunda usai lebaran karena banyak keperluan ekonomi yang harus dipenuhi.

 

“Kami khawatir mereka dimanfaatkan oleh oknum tertentu dan sudah saya perintahkan Kadis UKM melakukan kroscek ,” jelasnya.

 

Menurutnya relokasi tetap dilakukan terhadap pedagang dan sudah dibincangkan dengan pemilik lahan.
Rudi juga mengatakan seluruh pedagang di Batam nantinya akan disatukan sesuai lokasi wilayah masing-masing dan ini sudah dibincangkan bersama stelholder lainnya.

 

“Misalnya pedagang Jodoh dan Nagoya kita satukan disatu tempat sehingga lokasi baru tersebut menjadi ramai,” ujarnya.

 

Dikatakannya bahwa setiap pedagang yang akan direlokasi didaerah hijau telah dicari solusinya.

 

“Intinya pengusuran tetap jalan terhadap pedagang di daerah bufferzone agar Batam lebih baik kedepanya,” terangnya.

 

Kepala Dinas UKM Batam Febrialin mengatakan akan memanggil seluruh pedagang rujak untuk menjelaskan bahwa tidak ada pembayaran maupun pungutan apapun terkait relokasi.

 

“Besok seluruh pedagang akan saya panggil menjelaskan tidak pungutan biaya sesuai instruksi Wali Kota,” tegasnya.

 

Menurutnya pedagang hanya diminta jaminan Rp 1 juta dan itu untuk biaya perawatan listrik dan air. Uang jaminan tersebut nantinya bisa diambil kembali, sedangkan uang sewa setiap bulannya hanya Rp 500 ribu.

 

“Kami sudah bincangkan dengan PKP selaku pemilik lahan untuk meminta keringanan selama setahun ini, dan tahun berikutnya kembali sesuai aturan mereka sebesar Rp 700 ribu,” pungkasnya.

 

(red/di)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Pembiayaan Kendaraan Bekas BRI Finance Naik 77,64% Hingga Mei 2026

Dalam situasi tekanan terhadap daya beli masyarakat dan persaingan yang semakin ketat di industri otomotif…

40 menit ago

Optimistis Pembiayaan EV Terus Bertumbuh, BRI Finance Sambut Kebijakan Pembebasan Pajak Kendaraan Listrik

Perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan tren yang positif seiring meningkatnya dukungan dari…

41 menit ago

Dibangun PTPP, RSUD KH. Muhammad Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan RSUD KH. Muhammad Thohir Krui di Kabupaten Pesisir Barat,…

10 jam ago

Minat Mobil Bekas Meningkat, BRI Finance Catat Pertumbuhan Pembiayaan 169 Persen

Di tengah kebutuhan masyarakat akan kendaraan pribadi yang tetap tinggi, mobil bekas semakin menjadi pilihan…

11 jam ago

KA Cikuray Hadir dengan Rangkaian Baru, Relasi Garut – Pasar Senen Berangkat Perdana Hari Ini Dengan Okupansi Lebih Dari 100 Persen

PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan. Mulai hari ini, Kamis…

11 jam ago

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, JTT Komitmen Hijaukan Trans Jawa melalui Penanaman 1.000 Pohon

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan komitmennya…

12 jam ago

This website uses cookies.