Categories: BATAM

Rokok H&D dan Manchester Ilegal Beredar di Batam, Pengamat: Penegakan Hukum Belum Efektif

BATAM – Peredaran rokok ilegal merek H&D dan Manchester masih marak di Kota Batam. Hal ini membuat banyak pihak menyoroti peredaran rokok ilegal tersebut, mulai dari Organisasi Masyarakat (Ormas), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan sejumlah pengamat.

Namun dari banyaknya pihak yang menyoroti peredaran rokok ilegal ini di Batam, fakta di lapangan masih dengan mudah masyarakat dapat membeli rokok ilegal tersebut dari warung, toko atau kios terdekat.

Lantas, apakah sebenarnya yang terjadi dalam praktek jual-beli barang ilegal ini yang dianggap dapat merugikan negara dan kesehatan masyarakat tersebut?

Andika Surya Lebang, pengamat dan sekaligus praktisi hukum di Batam angkat bicara mengenai peristiwa tersebut. Menurutnya, jika dilihat dengan masifnya peredaran rokok ilegal ini di Batam untuk penerapan hukumnya memang sudah berjalan dari serangkaian penindakan, pengamanan dan pemusnahan yang telah dilakukan oleh aparat penegak hukum (APH) yang ada di Batam, namun hal tersebut masih kurang efektif.

Kata dia, langkah yang bisa membuat efektifnya penerapan hukum terkait peredaran barang ilegal ini salah satunya yaitu dengan cara menindak pemain besarnya dengan cara mengumpulkan data, bukti dan keterangan dari pemain-pemain kecil yang telah diamankan untuk menyelidiki barang ilegal tersebut bersumber dari mana.

“Kalau ditindak oleh para penegak hukum saja tatanan implementasinya di lapangan untuk masalah rokok ilegal ini tidak akan efektif karena oknum-oknumnya masih ada,” ungkapnya kepada SwaraKepri, pada Kamis 13 April 2023.

Untuk itu kata dia, berdasarkan sudut pandang akademisi ada empat hal yang harus diterapkan oleh pemerintah daerah, legislatif maupun APH untuk bekerjasama dalam memerangi peredaran barang ilegal ini.

Pertama dari segi regulasi bagaimana rokok-rokok ilegal ini bisa dibuat legal di Batam atau bisa saja mengembalikan lagi pembebasan cukai rokok di wilayah Free Trade Zone (FTZ) dengan mekanisme dan pengawasan lebih terperinci agar terhindar dari praktek monopoli dalam peredaran rokok tersebut.

“Jika penerapan hukum di lapangan sudah bagus tetapi regulasinya masih belum bagus ini tidak menutup kemungkinan menimbulkan tindakan seperti yang sudah-sudah,” bebernya.

Selanjutnya yang kedua yaitu implementasi, setelah regulasi telah benahi barulah sampai ke tataran implementasinya kepada aparat-aparat penegak hukumnya untuk dieksekusi dengan baik.

Ketiga kata dia, pengawasan atau pihak yang bertanggungjawab untuk mengawasi rokok ini dari bahan baku, proses produksi hingga alur distribusi rokok tersebut bisa sampai dikonsumsi masyarakat Batam.

“Misalnya Disperindag Batam atau instansi terkait efektif tidak dia mengawasi produksi rokok tersebut di Batam hingga dipasarkan ke masyarakat kalau tidak efektif dua hal yang di atas tadi juga tidak ada manfaatnya,” terangnya.

Page: 1 2

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

Logo IWO Resmi Terdaftar di Ditjen KI Kementerian Hukum

JAKARTA - Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) pada perayaan Idulfitri 1446 Hijriah memberitahukan…

2 hari ago

Sidang Gugatan PTPN IV, Ahli Sebut Klaim Rp140 Miliar Terhadap Masyarakat Tidak Berdasar

RIAU - Sidang gugatan dan klaim PTPN IV regional III sebesar Rp140 Miliar terhadap Koperasi…

4 hari ago

Di Balik Yayasan Jumat Pagi, Ada Sosok Ir. Novrizal dan Relawan yang Tak Pernah Lelah

LINGGA – Dari langkah kecil yang dilakukan dengan tulus, sebuah gerakan sosial bernama Jumat Pagi…

5 hari ago

Umumkan Idul Fitri 31 Maret 2025, Ketua MUI Siak Hulu Juga Sampaikan Hal Penting ini

RIAU - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Siak Hulu H. Azmi Tamin Aminullah resmi…

5 hari ago

Kerugian Negara Kasus Korupsi Revitalisasi Pelabuhan Batu Ampar Masih Dihitung

BATAM - Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepri, Kombes Silvestre Simamora mengatakan kerugian negara…

1 minggu ago

PT. RBM Bangun Gedung Fakultas Kedokteran PTN Pertama di Kepri

KEPRI - PT. Rancang Bangun Mandiri (PT. RBM) resmi menjadi kontraktor pelaksana pembangunan Gedung Fakultas…

1 minggu ago

This website uses cookies.