Categories: BATAM

Sekelumit Cerita Tambunan jadi Porter Pelabuhan Beton Sekupang

“Semoga Anak-anak saya tidak Seperti ini lagi Nasibnya”

BATAM – Berpacu dengan waktu, adu cepat dan adu kekuatan fisik menjadi hal biasa bagi Tambunan(47) untuk mendapatkan barang penumpang di pelabuhan beton Sekupang, Batam, Kepulauan Riau.

 

Jarak ratusan meter yang ditempuh sambil memikul barang penumpang dan menaiki tangga kapal KM Kelud sudah hal biasa bagi pria asal Sumatera Utara ini.

 

“Saya tidak pernah mematok harga sama penumpang, kadang dikasih 20 ribu. Kalau penumpangnya baik mau juga kasih Rp 50 ribu, semua tergantung kesepakatan. Kalau mereka tidak mau, tak mungkin dipaksakan, itu memang hak mereka,” ujar Tambunan kepada AMOK Group, Rabu (18/05/2016) pagi.

 

Kata dia, perjuangan untuk mendapatkan barang penumpang bukan hal yang mudah, dia bersama temannya terkadang harus mengambil resiko hanya untuk mendapatkan barang yang hendak dipanggul.

 

“Kadang sampai adu jotos antar sesama kami demi mendapatkan barang yang akan dipanggul, tapi sampai disitu saja, bentar lagi duduk sama,” ujarnya.

 

Dia mengaku sudah melakoni pekerjaan porter ini selama puluhan tahun. Hal itu dilakukannya bukan semata-mata karena malas mencari pekerjaan yang lebih menjanjikan.

 

“Saya tidak tahu mau cari kerja kemana lagi, kerja di galangan pun sudah tidak menjanjikan lagi, apapun saya kerjakan yang penting halal, habis dari sini nanti ngojek,” jelasnya.

 

Menurutnya jadwal kapal sandar KM Kelud yang hanya 2 kali seminggu, membuat dirinya harus berjuang keras di pelabuhan supaya bisa membawa hasil ke rumah.

 

“Seandainya setiap hari ada kapal yang sandar masih mending, ini kan dua kali seminggu, seberapa yang dapat disini, itulah yang saya bawa ke rumah,” terangnya.

 

Tambunan berharap kehidupan yang dialami sekarang ini tidak menurun lagi nantinya kepada anak-anaknya.

 

“Semoga anak-anak saya tidak seperti ini lagi nasibnya, cukuplah hanya orang tuanya yang merasakan pilunya kehidupan ini,” ujar ayah lima anak ini.

 

(red/ron)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Sidang Gugatan PTPN IV, Ahli Sebut Klaim Rp140 Miliar Terhadap Masyarakat Tidak Berdasar

RIAU - Sidang gugatan dan klaim PTPN IV regional III sebesar Rp140 Miliar terhadap Koperasi…

1 hari ago

Di Balik Yayasan Jumat Pagi, Ada Sosok Ir. Novrizal dan Relawan yang Tak Pernah Lelah

LINGGA – Dari langkah kecil yang dilakukan dengan tulus, sebuah gerakan sosial bernama Jumat Pagi…

2 hari ago

Umumkan Idul Fitri 31 Maret 2025, Ketua MUI Siak Hulu Juga Sampaikan Hal Penting ini

RIAU - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Siak Hulu H. Azmi Tamin Aminullah resmi…

2 hari ago

Kerugian Negara Kasus Korupsi Revitalisasi Pelabuhan Batu Ampar Masih Dihitung

BATAM - Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kepri, Kombes Silvestre Simamora mengatakan kerugian negara…

4 hari ago

PT. RBM Bangun Gedung Fakultas Kedokteran PTN Pertama di Kepri

KEPRI - PT. Rancang Bangun Mandiri (PT. RBM) resmi menjadi kontraktor pelaksana pembangunan Gedung Fakultas…

4 hari ago

WSBP Catatkan Pertumbuhan Pendapatan 31,58% Sepanjang 2024

Jakarta, Maret 2025. PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan…

5 hari ago

This website uses cookies.