BATAM – Terdakwa kasus Kapal MT Arman 114, Mahmoud Mohamed Abdelaziz Mohamed Hatiba (MMAMH) sudah dua kali mangkir di persidangan pembacaan putusan di Pengadilan Negeri Batam. Hingga saat ini terdakwa belum diketahui keberadaannya.
Istri Siri terdakwa MMAMH berinisial SN mengaku sudah tidak bisa menghubungi terdakwa sejak hari Jumat tanggal 21 Juni 2024 lalu.
“Saya dari tanggal 21 juni gak bisa hubungi dia, sampai detik ini berkali-kali ada yang bilang nampak, tapi dicari gak ada. Tiba-tiba tanggal 21 Hp nya gak aktif. Jaksa sudah temui sama saya juga, tapi saya memang gak tau dimana Mahmoud(terdakwa),” ujarnya kepada SwaraKepri, Jumat 5 Juli 2024 malam.
Ia mengaku sejak tanggal 21 Juni hingga saat ini tak pernah lagi dihubungi oleh terdakwa. “Sampai detik ini tidak ada dihubungi atau tau keberadaan dia entah masih ada apa gak,”jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pernikahan sirinya dengan terdakwa MMAMH dilangsungkan pada hari Jumat tanggal 26 April 2024 di wilayah Tanjung Uma Batam.
“Tanggal 26 April, siapa yang bilang November 2023? HOAX itu,”tegasnya.
Sejak menikah siri dengan terdakwa, ia mengaku sempat tinggal bersama terdakwa di sebuah apartemen di Kawasan Harbour Bay Batam selama beberapa minggu.
“Dia sering di kapal, di apartemen sama saya bisa dibilang hanya beberapa minggu saja,” bebernya. /Tim
Permintaan akan WiFi terbaik terus meningkat, dan alasannya cukup jelas. Koneksi internet kini sudah menjadi…
Kudus, 22 April 2026 — Horison Hotels Group meresmikan Horison IJ Kudus sebagai hotel modern di…
Jakarta — Kapal patroli lepas pantai milik Indian Navy, INS Sunayna (P57), tiba di Dermaga IKT…
Sejak tahun 2025 lalu, Hotelmurah.com menghadirkan program tanggung jawab sosial bertajuk Terang Bersama yang berfokus…
Balikpapan, 23 April 2026 - Siloam International Hospitals melalui Siloam Hospitals Balikpapan bekerja sama dengan Siloam Hospitals Lippo Village dan Siloam…
Holding Perkebunan Nusantara melalui entitasnya, yakni PTPN IV PalmCo Regional III, menunjukkan respons cepat dalam…
This website uses cookies.