Categories: BATAMHUKUM

Terjerat Kasus Pencurian Rp9 Miliar, Rustam Ritonga Jalani Sidang Perdana di PN Batam

Saksi Roliati melakukan transaksi aplikasi Internet Banking rekening Bank Maybank Cabang Batam atas nama Limk Siew Lan menggunakan Laptop merk Toshiba warna hitam dan Handphone merk Nokia warna Putih mirip abu-abu yang mana transaksi tersebut saksi Roliati lakukan sebanyak 20 kali hingga total yang ditransfer sebesar Rp8.975.000.000.

JPU mengatakan, perbuatan terdakwa secara bersama-sama dengan saksi Roliati mengambil uang yang ada direkening Bank Maybank Cabang Batam atas nama Lim Siew Lan sebesar Rp. 8.975.000.000 dengan cara mentransfer ke rekening Bank MayBank Cabang Batam atas nama terdakwa tanpa seijin dan diketahui oleh saksi Lim Siew Lan atau ahli warisnya sehingga menyebabkan saksi Lim Siew Lan mengalami kerugian sebesar Rp8.975.000.000.

Sementara itu Pengacara terdakwa Ahmad Rustam Ritonga, Saiful Anam mengatakan, kliennya tidak pernah melakukan pencurian seperti yang dituduhkan.

Menurut dia, uang yang diterima itu merupakan lawyer fee untuk melakukan pengurusan perkara yang dihadapi oleh kliennya yaitu almarhum Lim Siang Huat.

“Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Ahmad Rustam Ritonga dengan pasal pencurian sebagaimana diatur dalam pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP atau Pasal 480 ke-1 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. Saya kira itu dakwaan yang keliru,” kata Saiful Anam, Rabu 25 Septenbee 2024.

Saiful Anam meluruskan duduk persoalan. Kata dia, Ahmad Rustam Ritonga merupakan orang yang dipercaya untuk menjadi pengacara pribadi Lim Siang Huat dan mendapat lawyer fee dengan total Rp9 Miliar.

“Setelah Lim Siang Huat meninggal dunia lawyer fee dipersoalkan oleh kakak kandungnya yaitu Lim Siew Lan,” ungkapnya.

Menurut Saiful Anam, transfer yang dilakukan oleh Roliati telah mendapatkan persetujuan dari Lim Siang Huat. Sehingga tidak benar klien kami telah melakukan pencurian.

“Kami menyayangkan JPU seperti memaksakan kasus ini dengan tetap melanjutkan ke Pengadilan. Padahal dalam perkara yang lain Roliati sebagai orang yang berasal dari perusahaan telah dibebaskan oleh majelis hakim Banding pada Pengadilan Tinggi Kepulauan Riau dengan nomir putusan 124/Pid/2024/PT TPG,” ucap Saiful Anam.

Ia meminta kasus kliennya tidak dipaksakan sampai ke ranah hukum karena itu murni lawyer fee sebagai seorang advokat.

“Dalam perkara yang lain Roliati telah dibebaskan oleh hakim di Pengadilan Tinggi Kepulauan Riau. Mestinya klien kami tidak dipaksakan untuk harus berhadapan dengan hukum,” ungkapnya.

Page: 1 2 3

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

BRI Finance Catatkan Pertumbuhan Pembiayaan Mobil Bekas 169,34 Persen

Di tengah kebutuhan masyarakat akan kendaraan pribadi yang tetap tinggi, mobil bekas semakin menjadi pilihan…

1 hari ago

Lebih dari 1 juta Ton Barang Diangkut via Kereta Kontainer, Setara Mengurangi Pergerakan Hampir 60 Ribu Truk di Jalan Raya

Pada Mei 2026, KAI Logistik berhasil mencatatkan kinerja keseluruhan angkutan barang dengan volume sebesar 1.658.622…

1 hari ago

UU P2SK Resmi Disahkan, Nasib Industri Kripto RI Bakal Berubah?

Pengesahan revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan atau UU P2SK dinilai menjadi momentum penting…

1 hari ago

Perjalanan Irham Mengembangkan Diri di BINUS @Bandung

Dalam proses pendidikan tinggi, pengalaman yang diperoleh mahasiswa tidak hanya terbatas pada pembelajaran akademik di…

1 hari ago

BINUS Dorong Pasar Bunga Rawa Belong Jadi Destinasi Florikultura

BINUS University terus memperkuat revitalisasi Pasar Bunga Rawa Belong sebagai pusat florikultura terbesar di Asia…

1 hari ago

Perluas Akses Pembiayaan Kendaraan, BRI Finance Bawa Promo Bunga 0% ke Sumatera Barat

Padang, 9 Juni 2026 – Persaingan industri otomotif nasional semakin dinamis seiring masuknya berbagai merek…

1 hari ago

This website uses cookies.