Massa Buruh dan Pemko Batam abaikan Masalah Sampah
BATAM – swarakepri.com : Ratusan buruh Serikat Pekerja Metal Indonesia(SPMI) Batam akhirnya membubarkan pada aksi unjuk rasa mendesak perubahan rekomendasi Upah Minumum Kota(UMK) Batam tahun 2015 pada pukul 17.00 WIB, sesuai dengan aturan berunjuk rasa, Jumat(14/11/2014).
Setelah menggelar doa bersama, ratusan pengunjuk rasa perlahan meninggalkan ruas jalan Engku Putri Batam Center yang berada tepat didepan Kantor Wali Kota Batam.
Seusai massa bubar, masalah klasik kembali muncul yakni banyaknya sampah yang berserakan dijalan. Disepanjang jalan engku putri terlihat sampah botol minuman mineral dan bungkus makanan berserakan di tengah jalan.
Anehnya, keberadaan sampah ini sama sekali tidak diperdulikan oleh para pengunjuk rasa dan Pemerintah Kota Batam. Hingga pukul 18.00 WIB tidak terlihat ada petugas kebersihan dari Dinas Kebersihan Kota Batam membersikan sampah yang memenuhi jalan Engku Putri. (redaksi)
JAKARTA, 1 Juli 2026 – Sambut momen kembali ke sekolah dengan promo "Back to School"…
“Keberhasilan berbagai program hunian pemerintah bergantung pada kualitas penyelenggaranya. Kita harus terus terbuka, agar rakyat…
Jakarta, 30 Juni 2026 – Industri pembiayaan nasional masih menunjukkan pertumbuhan positif di tengah tantangan…
Barantum menyatukan CRM, AI Agent, Omnichannel dan WhatsApp Business API dalam satu dashboard, memudahkan bisnis…
Dalam rangka mendukung program Asta Cita Pemerintah serta mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada…
Perjalanan content creator, Fanny Kondoh, dalam membangun keluarga kecilnya bersama sang suami, Hajime Kondoh, pernah menyentuh…
This website uses cookies.