Warga Ruli Kopkar PLN Batam Mengadu ke Presiden RI

Terkait Rencana Penggusuran oleh Dinas PU Batam

BATAM – swarakepri.com : Sebanyak 46 Kepala Keluarga yang berdomisili di Rumah Liar Kopkar PLN Batam Center, Batam terpaksa harus mangadukan kekhwatiran mereka kepada Presiden Republik Indonesia atas rencana penggusuran semena-mena yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Batam.

Meskipun baru hanya melalui spanduk yang dipasang dipinggir jalan di sekitar ruli kopkar PLN Batam, warga berharap kekhawatiran mereka bisa ditanggapi oleh Pemerintah khususnya Pemko Batam.

Edward Siagian, salah seorang warga ruli kopkar pln kepada awak media ini mengaku saat ini warga semakin khawatir atas adanya rencana penggusuran lahan yang mereka tempati oleh Dinas PU Batam karena adanya proyek pelebaran jalan.

“Kami sudah dikirim surat 2 kali oleh dinas PU untuk mengosongkan lahan, tapi tidak ada bentuk ganti rugi yang ditawarkan,” ujar Edward, pagi tadi,Sabtu(9/11/2013).

Menurutnya seluruh warga yang rata-rata sudah menghuni ruli kopkar selama 10 tahun lebih tersebut tidak ada yang menolak penggusuran, namun warga menuntut adanya ganti rugi dari dinas PU Batam.

“Kami tidak menolak adanya penggusuran, tapi kami tidak mau digusur dengan cara semena-mena,” tegasnya.

Terkait adanya surat pengosongan lahan dari dinas PU Batam tersebut, warga juga sudah mengadukannya ke DPRD Batam, namun hingga saat ini belum ada respon dari pengaduan tersebut.

“Perwakilan warga sudah menyerahkan surat pengaduan ke dewan, cuma sampai saat ini belum ada perkemabangannya pak,” ujarnya pasrah.

Edward juga mengatakan bahwa akibat dari adanya rencana penggusuran ini sudah banyak calon legislatif dari dapil batam kota yang mencari simpati dari warga dengan mengiming-imingi akan membantu memfasilitasi dengan Pemko Batam untuk pemberian ganti rugi kepada warga.

“Sudah banyak caleg yang datang bang, rata-rata mereka berjanji akan memperjuangkan warga. Biasalah bang, cari simpati,” tandasnya.

Sampai berita ini diunggah,Kepala Dinas Pekejaan Umum(PU) Batam, Yumasnur belum berhasil dikonfirmasi. (red)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Korban Trauma Berat, Laporan Dugaan Kekerasan Anak di Playgroup Djuwita Berproses di Polda Kepri

BATAM - Penyelidikan dugaan kekerasan anak di Playgroup Djuwita yang dilaporkan Sri Suryati, salah satu…

13 menit ago

Sering Dianggap Mirip Serigala, Ini Fakta Menarik tentang Anjing Husky

Pawfriends, siapa yang tidak terpesona melihat anjing Husky dengan mata birunya yang tajam dan bulu…

3 jam ago

Deposito atau Tabungan, Mana yang Kamu Gunakan?

Deposito atau tabungan sering menjadi pilihan utama ketika seseorang ingin menyimpan uang dengan lebih aman.…

3 jam ago

BRI Sudirman Semanggi Sosialisasikan BRIGuna bagi Pegawai DPR RI Menjelang Masa Pensiun

BRI Sudirman Semanggi menggelar kegiatan sosialisasi produk BRIGuna Prapurna dan BRIGuna Purna kepada para pegawai…

6 jam ago

Worldcoin Naik 71% dalam 30 Hari, HYPE dan JUP Tunjukkan Sinyal Pemulihan Pasar Kripto

Pasar aset kripto menunjukkan tanda-tanda pemulihan dengan sejumlah altcoin mencatat penguatan dalam sepekan terakhir. Worldcoin…

7 jam ago

Sambut Revisi UU PPSK, Bittime Optimistis Industri Kripto Makin Inovatif

Platform pedagang aset keuangan digital, Bittime menilai revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan…

7 jam ago

This website uses cookies.