JAKARTA – Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan berkas Kongres Luar Biasa(KLB) Partai Demokrat kubu Moeldoko belum lengkap.
Menurut Yasonna, Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kemenkumham Cahyo Rahadian Muzhar telah mengirim surat kepada pihak Kongres Luar Biasa (KLB) untuk melengkapi berkas.
“Kami sudah teliti, Dirjen AHU sudah kirimkan surat, ada beberapa hal yang belum sempurna, belum cukup,” kata Yasonna seperti dilansir tempo.co, Minggu(21/3/2021).
Yasonna mengatakan Dirjen AHU melaporkan perkembangan itu kepada dirinya pada Jumat, 19 Maret. Panitia KLB diberikan waktu selama satu pekan untuk menyerahkan berkas-berkas kelengkapan kepada Kemenkumham.
“Kami kan punya waktu tujuh hari, maka kami beri waktu, mungkin Senin (atau) Selasa diberikan kepada kami,” ujar Yasonna.
Yasonna mengatakan Kementeriannya kini menunggu kelengkapan berkas tersebut. Jika lengkap, kata dia, Kemenkumham akan memproses dokumen-dokumen pendaftaran itu.
“Jika tidak (lengkap) ya kami ambil keputusan,” ucap politikus PDI Perjuangan ini.
Yasonna enggan merinci dokumen apa saja yang belum lengkap dari berkas pendaftaran hasil KLB itu. Namun dia menegaskan Kemenkumham akan meneliti berdasarkan ketentuan perundang-undangan dan kesesuaian pelaksanaan KLB dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga Partai Demokrat.
Yasonna mengatakan substansi yang akan dinilai ialah persyaratan KLB berdasarkan permintaan dari dua pertiga Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan setengah Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Ihwal izin Majelis Tinggi Partai Demokrat, Yasonna menyebut hal itu masih dapat diperdebatkan.
“Persyaratan dua pertiga untuk DPD, setengah DPC. Ada izin Majelis Tinggi, itu debatable lah. Tapi yang substansi itu tadi kami cek,” ucap Yasonna.
Demokrat kubu Moeldoko sebelumnya menyerahkan berkas pendaftaran pada Senin lalu, 15 Maret 2021.
Juru bicara KLB Demokrat, Muhammad Rahmad mengatakan berkas-berkas yang didaftarkan di antaranta dasar hukum pelaksanaan KLB, bukti keabsahan KLB Demokrat Deli Serdang, dan hasil KLB.
“Total berkas dan dokumen pendukung ada dua kontainer,” ucap Rahmad pada Rabu lalu, 17 Maret 2021./RED
Sumber: Tempo
PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (PT KPBN), entitas di bawah Holding Perkebunan Nusantara PTPN III…
Jakarta, Januari 2026 - Aset kripto nomor satu di dunia, Bitcoin, akhirnya menunjukkan pergerakan positif yang…
Di tengah upaya pemerintah memperkuat sistem logistik nasional, Stasiun Belawan mengukuhkan posisinya sebagai titik krusial…
Jakarta, 12 Januari 2026 — Tokocrypto memperkuat upaya membangun kepercayaan pengguna dengan menerapkan Proof of Reserves (PoR) atau…
PT Railink mencatat pertumbuhan signifikan jumlah penumpang sepanjang tahun 2025. Total penumpang KAI Bandara di…
Dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan pelayanan alih daya yang professional dan memiliki standar operasional yang…
This website uses cookies.