BATAM – Pemadaman listrik massal atau blackout melanda kota Batan dan sekitarnya pada Senin 12 Oktober 2025 sejak pukul 06.30 WIB pagi.
Dampak pemadaman yang terjadi mendadak ini membuat aktivitas masyarakat Batam sangat terganggu. Ironisya, selain alat elektronik tidak berfungsi, lalu lintas yang semraut, blackout juga memicu terganggunya pasokan air bersih ke rumah-rumah warga.
Penyebab Blackout Masih Diinvestigasi
Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Rudi Antono menyampaikan bahwa blackout yang terjadi di Kota Batam dan sekitarnya akibat gangguan system kelistrikan.
“Tim PLN Batam sedang melakukan penanganan dan pemulihan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan serta keadalan system kelistrikan. Secara paralel, investigasi penyebab gangguan juga terus dilakukan,” ujarnya melalui kanal media sosial PT PLN Batam, Senin 12 Oktober 2026 pagi.
Dalih PT PLN Batam
Pada update berikutnya, Rudi Antono mengaku pada pukul 08.49 WIB sejumlah jaringan distribusi telah berhasil dinormalkan dan Kembali menyalurkan pasokan listrik ke beberapa wilayah di Batam.
“Pemulihan dilakukan secara bertahap dengan memberikan perhatian khusus pada pasokan listik untuk objek vital dan fasilitas public, seperti bandara, rumah sakit, Pelabuhan, serta fasilitas strategis lainnya,” ujarnya.
Pada update berikutnya sekitar pukul 18.00 WIB, Rudi Antono mengaku bahwa PT PLN Batam masih terus melakukan upaya pemulihan system kelistrikan secara bertahap.
“Hingga pukul 17.58 WIB, sejumlah jaringan distribusi telah berhasil dipulihkan dan kembali menyalurkan pasokan listrik ke Sebagian wilayah, Batu Aji, Sagulung, Tiban, Batam Center, Baloi, Batu Ampar, Nagoya, Punggur,”ujarnya.
Hingga pukul 19.00 WIB, sejumlah wilayah di Kota Batam masih terjadi pemadaman listrik. PT.PLN Batamn juga belum menjelaskan ke masyarakat penyebab pemadaman listrik massal atau blackout./RD
