BATAM – Swarakepri,com: Kepolisian Daerah (Polda) Kepri menerjunkan 1500 Personil untuk mengawal dan mengamankan aksi unjuk rasa buruh di Kota Batam dan Tanjungpinang menolak PP 78 tentang Pengupahan, BesokRabu(18/11/2015).
Hal tersebut dikatakan Kapolda Kepri, Brigjend Pol Arman Depari melalui Kabid Humas AKBP Hartono, Selasa(17/11/2015) diruang kerjanya.
“Untuk mengawal, mengamankan dan mengantisipasinya, Polda Kepri menerjunkan sebanyak 1500 personil dari Polresta Barelang dibantu Direktorat Sabhara Polda Kepri, Satuan Brimob dan Polres-Polres terdekat,” ujarnya.
Terkait aksi unjuk rasa tersebut, Hartono berharap buruh menyampaikan aspirasinya dan melakukan demo dengan tidak menggangu kepentingan pihak lain serta tidak melakukan Sweeping dan tidak bertindak diluar ketentuan yang berlaku.
“Masyarakat diharapkan dapat menyampaikan informasi kepada Kantor Polisi terdekat bila ada tindakan-tindakan yang tidak bertanggung jawab dan menggangu ketertiban masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, Hartono juga berharap partisipasi dari semua pihak untuk menciptakan Kepri aman dan kondusif. Para anggota satuan pengamanan juga diharapkan dapat melaksanakan tugasnya untuk mengamankan di lingkungan kerjanya.
Sementara itu, Pejabat Gubernur Kepri Agung Mulyana mengaku Wali Kota Batam sudah mengajukan UMK sesuai PP 78 tahun 2015 senilai 2,9 juta sedangkan UMK hasil pembahasan Dewan pengupahan Batam hanya dijadikan sebagai pembanding.
“Beberapa hari lalu sudah kami terima dari Wali Kota Batam dan jumat ini akan dibahas di dewan pengupahan provinsi,” kata Agung.
Ditegaskannya bahwa Wali Kota Batam hanya mengajukan satu usulan UMK Batam 2016 yakni sesuai dengan PP 78 tahun 2015.
“Akan segera dibahas di Provinsi untuk kemudian diterbitkan SK Gubernur,” pungkasnya. (red/r/adi).
Memasuki tiga dekade kiprahnya sebagai bagian dari rantai pasok energi nasional, PT Elnusa Petrofin (EPN),…
Kebutuhan biaya pendidikan di Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun. Data Badan…
BATAM - Aryaguna Penan, oknum Pegawai Imigrasi Batam terjerat kasus liquid vape narkotika dan sudah…
Komitmen dalam menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini membuahkan hasil. PT Monde Mahkota Biskuit melalui brand…
Di tengah dinamika sektor pertambangan, khususnya batu bara, industri pembiayaan saat ini mengadopsi pendekatan yang…
IEO 2026: Indonesia Terjebak Lingkaran Krisis Ekologis, Perlu Perubahan Tata Kelola Terpadu Indonesia menghadapi krisis…
This website uses cookies.