Astaga, Ketua KPUD Karimun masih Terima Gaji Pokok sebagai PNS?

KARIMUN – swarakepri.com : Keberadaan Bambang Hermanto yang menjabat sebagai Ketua KPUD Karimun terus menjadi sorotan. Selain dugaan menerima uang suap dari 17 Caleg Bodong agar diloloskan menjadi Daftar Calon Tetap, sampai saat ini Bambang juga masih masih menerima gaji sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil(PNS).

Status Bambang sebagai PNS dan kemudian terpilih sebagai salah satu komisioner KPUD seharusnya tidak menjadi permasalahan. Namun anehnya meski sudah menjabat sebagai Ketua KPUD Karimun, sampai saat ini Bambang masih tetap menerima gaji sebagai PNS sehingga telah terjadi double anggaran.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Karimun, Kamarulazi ketika dikonfirmasi swarakepri mengakui bahwa Bambang Hermanto memang berstatus Pegawai Negeri Sipil(PNS) dan masih menerima gaji pokok meskipun telah menjabat sebagai Ketua KPUD Karimun.

“Dia (Bambang_red) masih berstatus PNS, Ketua KPUD di Karimun bisa merangkap jabatan, asal tidak menjadi tanggungan negara. Tunjungan sebagai PNS sudah tidak diberikan lagi, tapi gaji pokok masih dia terima”, ujar Kamarulazi, siang tadi, Kamis(5/9/2013) lewat sambungan telepon.

Ketika ditanyakan alasan gaji pokok masih tetap diberikan kepada Bambang, Kamaralazi justru terdiam dan tidak bersedia menjawab dan terkesan mengalihkan pembicaraan.

Pernyataan Kamarulazi yang menyebutkan Bambang masih menerima gaji sebagai PNS telah mengakibatkan adanya pemborosan anggaran, karena sebagai Ketua KPUD, Bambang juga telah mendapatkan gaji dari negara.

Lemahnya kebijakan yang dilakukan Pemkab Karimun yang masih tetap membayarkan gaji pokok sebagai PNS kepada Ketua KPUD Karimun, Bambang Hermanto patut dipertanyakan.

Tudingan miring mengenai kapasitas Bambang sebagai Ketua KPUD Karimun terus bermunculan. Informasi yang berkembang dikalangan politisi dan media, terpilihnya Bambang sebagai salah satu komisioner KPUD Karimun diduga kuat karena adanya intervensi dari orang nomor 1 di Pemkab Karimun.(rapi)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

4 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

9 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

10 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

11 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

11 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

11 jam ago

This website uses cookies.