Material Bale Bayan yang sepenuhnya lokal justru menjadi kelebihan tersendiri dalam menghadapi bencana. (Foto: Tim Peneliti)
Dinding Bale Bayan dari anyaman bambu yang jauh lebih ringan dibandingkan dinding bata. Sedang atapnya menggunakan alang-alang yang juga jauh lebih ringan dari genting. Karena faktor-faktor inilah, Bale Bayan dinilai efektif dan aman dari risiko dampak gempa.
Peneliti merekomendasikan Bale Bayan menjadi model acuan pembangunan rumah di Lombok Utara. Alasannya, rumah adat ini terbukti memiliki nilai-nilai mitigasi bencana gempa bumi. Agar bisa menajdi acuan pembangunan rumah, maka seharusnya Bale Bayan tertuang dalam kebijakan pembangunan di wilayah tersebut.
Pemerintah juga didorong melibatkan masyarakat, dengan melembagakan perwakilan masyarakat adat dalam pengambilan keputusan. Dalam konteks ini, pelibatan Majelis Pengemban Adat menjadi upaya strategis mewujudkan hal tersebut./VOA
KAI Bandara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui program tanggung jawab…
Aktivasi brand PT Dupoin Futures Indonesia di kawasan Car Free Day (CFD) FX Sudirman, Jakarta,…
Dalam upaya memperluas akses pembiayaan kendaraan yang mudah, cepat, dan kompetitif, PT BRI Multifinance Indonesia…
Layanan pelanggan jadi faktor penting dalam trading. Kenali broker lokal di Indonesia yang dikenal memiliki…
SMARTIES™ Indonesia 2026 yang diselenggarakan oleh MMA Indonesia resmi membuka pendaftaran sebagai ajang penghargaan pemasaran…
Tren wedding Bogor 2026 mengarah ke konsep outdoor dan intimate dengan rata-rata 200 tamu. Simak…
This website uses cookies.