Categories: Natuna

DPRD Natuna Dukung Pembangunan Bendungan di Sebayar

NATUNA – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna, Hadi Candra, mengaku sangat mendukung langkah Pemerintah untuk membangun bendungan di daerah Sebayar, Desa Sungai Ulu, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna.

Kata Hadi Candra, langkah tersebut menjadi solusi nyata mengatasi krisis air bersih di Kota Ranai dan sekitarnya. Terutama pada musim kemarau seperti saat ini, di mana masyarakat disekitar Kota Ranai sangat kesulitan untuk mendapatkan air bersih.

“Kita sangat mendukung langkah Pemerintah untuk membangun bendungan di Sebayar,” ujar Hadi Candra kepada awak media, pada Kamis (04/04/2019) siang.

Menurutnya, pemerintah harus segera mengambil langkah tegas, agar persoalan air bersih di Kota Ranai tidak berkepanjangan. Apalagi air bersih merupakan kebutuhan vital bagi setiap manusia, untuk keperluan rumah tangga sehari-hari.

“Kita sangat suport jika memang ada rencana pembangunan bendungan di Sebayar itu. Apalagi suplai air bersih dari PDAM sekarang sering macet,” ujarnya lagi.

Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) itu menambahkan, bahwa wacana pembangunan Bendungan di Sebayar bukan baru kali ini saja disampaikan. Bahkan DPRD Natuna juga sudah mengesahkan anggaran pembebasan lahan.

“Karena beberapa tahun lalu kondisi keuangan defisit maka rencana pembebasan lahan dibatalkan. Dan syukur Alhamdulillah, seorang warga bersedia menghibakan lahannya seluas 5 hektar untuk pembangunan bendungan ini. Semoga tahun depan rencana pembangunan bendungan di Sebayar bisa dimulai,” harapnya.

Saat ini sambung Hadi Candra, pihaknya berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat menjalin komunikasi yang baik dengan pihak BWSS Sumatera IV, agar dapat membiayai pembangunan bendungan di Sebayar.

“Menurut informasi, BWSS Sumatera IV akan menyiapkan anggaran sebesar Rp100 miliar untuk pembangunan fisiknya. Tetapi kita tidak mengetahui apakah dana itu bertahap atau sekaligus,” bebernya.

Dengan dibangunnya bendungan di daerah Sebayar tersebut, diharapkan kedepan masalah krisis air bersih disekitar Kotabaru Ranai, dapat teratasi.

 

 

 

 

 

 

Penulis : Zubadri
Editor   : Rumbo

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

17 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

21 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

22 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

23 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

23 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

23 jam ago

This website uses cookies.