Categories: POLITIK

Gawat! KPU Batam “Rampas” Hak Pilih Warga

Nama Pemilih di DPT Diduga Dimanipulasi  

BATAM – swarakepri.com : Menjelang Pemilihan Kepala Daerah(Pilkada) serentak tanggal 9 Desember 2015 mendatang, terungkap adanya dugaan manipulasi data pemilih yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum(KPU) Kota Batam.

KPU Batam diduga melakukan kecurangan dengan modus melakukan manipulasi daftar pemilih tetap (DPT) yang tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Modus kecurangan ini terendus saat nama tidak sesuai dengan alamat yang dicantumkan.

Seperti misalnya warga di Perumahan MKGR Batuaji Blok Sugandi A No.1, Kelurahan Kibing, Kecamatan Batuaji. Dari enam penghuni yang sudah didata oleh petugas pendataan sebelumnya, hanya tiga orang saja yang masuk DPT untuk mencoblos Pemilihan Gubernur Kepri dan Walikota Batam di TPS 19 pada 9 Desember mendatang.

Celakanya, KPU Batam malah mengganti tiga warga yang tidak masuk DPT tadi dengan data pemilih tidak dikenal sebanyak tiga orang.

“Kok nama ibu, istri dan kakak ipar saya tidak masuk DPT. Kenapa data orang lain yang masuk ke keluarga kami, aneh KPU” ujar Wawan.

Ketua RT 07 Perum MKGR ini juga menyebutkan, ada tiga orang di DPT yang jelas-jelas bukan bagian dari keluarganya justru dimasukkan oleh KPU Batam ke dalam lingkup rumah tangganya.

Adapun nama tiga orang lain yang masuk ke dalam keluarganya yakni Heri Ardianto, Jumi Zulqasdah dan Lambok Simbolon. Sementara tiga keluarganya yang tidak masuk DPT yakni Husnawati, Jartik dan Eka Safitri.

“Terus apa gunanya petugas pendataan kemarin datang ke rumah kalau tiga keluarga kami tidak masuk DPT. Kalau begini KPU sudah merampas hak suara keluarga kami. Ini baru satu rumah, berapa banyak lagi rumah tangga yang diperlakukan seperti ini oleh KPU. Harus diproses secara hukum,” kecamnya.

Hingga berita ini diunggah, Ketua KPU Batam Agus Setiawan belum bisa dikonfirmasi. (red/thr/AMOK)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

9 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

13 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

15 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

15 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

15 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

16 jam ago

This website uses cookies.