“Aksi Kolektif ini adalah kuncinya. Seorang pemimpin harus mampu membangun budaya berintegritas. Peran pemimpin juga diperlukan karena kebijakan Anti-Korupsi akan lebih efektif jika diimplementasikan langsung melalui perintah atasan, seiring dengan penerapan praktik bisnis yang bersih, hingga mampu menjadikan korupsi sebagai praktik yang tidak dapat diterima sama sekali. KAKI sebagai perwakilan sektor swasta mendukung penuh kolaborasi aktif untuk bersama-sama memberantas korupsi di Indonesia,’terangnya.
Program Aksi Kolektif Anti Korupsi tahun pertama ini telah dimulai dengan pertemuan konsultasi pada Maret-Mei 2022 lalu, yang dilanjutkan dengan kick-off meeting pada 9 Juni 2022, pelatihan pada bulan Juli, pelaksanaan focus group discussion pada Juli dan Agustus, pelaporan Roadmap pada September dan diakhiri dengan partisipasi pada B20 Summit Indonesia pada bulan Oktober 2022.Informasi lainnya terkait program IGCN, dapat ditemukan melalui laman website https://www.indonesiagcn.org/IGCN/RD
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan RSUD KH. Muhammad Thohir Krui di Kabupaten Pesisir Barat,…
Di tengah kebutuhan masyarakat akan kendaraan pribadi yang tetap tinggi, mobil bekas semakin menjadi pilihan…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan. Mulai hari ini, Kamis…
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan komitmennya…
BATAM - Pengadilan Negeri Batam Kembali menggelar siding kasus pembunuhan berencana terhadap Dwi Putri Aprilian…
BATAM - Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kota Batam mengagendakan Rapat Dengar Pendapat(RDP) terkait…
This website uses cookies.