Mendag: Konsumsi Masyarakat Meningkat
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan kinerja ekspor dan impor Indonesia membaik seiring dengan keluarnya Indonesia dari resesi (VOA)
Dalam kesempatan yang lain, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengungkapkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal-II ini ditopang oleh beberapa koefisien yang penting, yakni konsumsi rumah tangga yang tumbuh 5,93 persen, pembentukan modal tetap bruto (PMTB) investasi yang meningkat 7,54 persen, pertumbuhan ekspor sebesar 31,78 persen, pertumbuhan impor sebesar 31,22 persen dan pertumbuhan konsumsi pemerintah sebesar 8,06 persen.
Pertumbuhan ekonomi ini, katanya, juga ditopang oleh sektor transportasi dan pergudangan yang tumbuh 25 persen.
“Artinya logistik yang tinggi sekali dibandingkan pada periode yang sama tahun 2020. Sektor akomodasi makanan dan minuman juga tumbuh 21,58 persen, sektor perdagangan termasuk retail tumbuh 9,44 persen dan sektor industri pengolahan tumbuh 6,58 persen,” ungkap Lutfi.
Selain itu, indeks kepercayaan konsumen (IKK) juga meningkat, di mana pada periode Januari-Februari 2021, IKK sempat berada pada level 88 poin, namun pada kurun waktu Mei-Juni 2021 mencapai 104,4 poin. Ini artinya, kata Lutfi, kepercayaan konsumen sudah tumbuh sangat baik dan menguat.
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Serikat Pekerja BRI (SP BRI), SP BRI Region…
Pertamina melalui Pertamina Foundation berkomitmen mendukung pemerintah dalam menghadirkan inovasi berbasis kebutuhan masyarakat melalui hilirisasi…
Dalam situasi tekanan terhadap daya beli masyarakat dan persaingan yang semakin ketat di industri otomotif…
Perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan tren yang positif seiring meningkatnya dukungan dari…
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan RSUD KH. Muhammad Thohir Krui di Kabupaten Pesisir Barat,…
Di tengah kebutuhan masyarakat akan kendaraan pribadi yang tetap tinggi, mobil bekas semakin menjadi pilihan…
This website uses cookies.