Categories: BATAMHUKUM

Jaksa Hadirkan Tiga Saksi di Sidang Kasus Penggelapan Rp1,2 Miliar PT DDE

Kemudian pada tanggal 20 Februari 2021 PT TMT pada kegiatan pekerjaan penambangan tahap 1 telah menghasilkan produksi bijih nikel sebanyak 12.000 metrik ton tersedia di Stokfile/penampungan tambang, akan tetapi karena diperjanjikan sepakat menetapkan kadar nikel minimal yang terkandung pada proyek tersebut yaitu Komiditas Nikel Ore dengan kadar Ni minimum 1,85% di front tambang dan kadar nikel pada pengapalan kadar Ni minimum 1.80%. Sehingga yang berhasil diproduksi oleh PT. TMT adalah bijih nikel sebanyak 7.803 metrik ton.

Selanjutnya, saksi Lily mengungkapkan bahwa dirinya kembali diminta untuk mentransferkan uang atas invoice kedua PT TMT pada tanggal 23 Februari 2021 sejumlah Rp. 731.280.000,- untuk keperluan kegiatan persiapan dan penambangan tahap 2 sebanyak 10.000 metrik ton bijih nikel dengan kadar 1,85%.

Namun, usai dilakukan pembayaran invoice kedua ini PT. TMT tidak ada sama sekali melaksanakan penambangan tahap 2, dikarenakan terdakwa David MH Lumban Gaol tidak ada melakukan pembayaran kepada pihak subkontraktor yang bekerjasama dengan terdakwa dalam penambangan biji nikel tahap 1.

Dikutip lagi dari SIPP PN Batam, setelah PT DDE membayar tagihan invoice kedua diketahui bahwa PT TMT sudah tidak ada di lokasi penambangan bijih nikel, sehingga proses pengerjaan tambang bijih nikel tahap 2 tidak dilaksanakan dan pihak subkontraktor menahan kegiatan pemuatan (loading) dari Stokfile/penampungan tambang ke atas kapal tongkang.

Atas kejadian tersebut, saksi Zukifli menghubungi terdakwa David MH Lumban Gaol dan terdakwa Ineke Kartika Dewi agar uang pembayaran PT DDE atas invoice kedua diserahkan kepada dirinya untuk di bayarkan kepada pihak subkontraktor.

Pada tanggal 23 Februari 2021 terdakwa David MH Lumban Gaol dari rekening PT TMT mentransfer ke rekening pribadi saksi Zulkifli sejumlah Rp. 475.000.000,- sehingga masih terdapat sisa dana invoice kedua pada terdakwa David MH Lumban Gaol di rekening PT TMT sejumlah Rp. 276.690.000,- dikuasai terdakwa, ditambah sisa dana invoice pertama sejumlah Rp. 974.550.000,- uang yang ada di dalam penguasaan terdakwa David MH Lumban Gaol adalah sejumlah Rp. 1.251.240.000,-

Setelah PT TMT mendapat hasil produksi penambangan tahap 1 dengan hasil bijih nikel sebanyak 7.803 metrik ton di Stockfile/penampungan tambang yang akan dijualkan oleh CV. Trust Cargo ke PT Indonesia Ruipu Nickel and Chrome Alloy yang berlokasi di Kawasan IMIP Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah.

Terdakwa Ineke Kartika Dewi (CV Trust Cargo) mengajukan invoice tanggal 2 Maret 2021 dengan jumlah sebesar Rp. 2.016.600.000,- kepada PT DDE untuk pendanaan pembayaran kegiatan pengapalan cargo bijih nikel sebanyak 7.803 metrik ton.

Page: 1 2 3 4 5

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

BRI Finance Catatkan Pertumbuhan Pembiayaan Mobil Bekas 169,34 Persen

Di tengah kebutuhan masyarakat akan kendaraan pribadi yang tetap tinggi, mobil bekas semakin menjadi pilihan…

1 hari ago

Lebih dari 1 juta Ton Barang Diangkut via Kereta Kontainer, Setara Mengurangi Pergerakan Hampir 60 Ribu Truk di Jalan Raya

Pada Mei 2026, KAI Logistik berhasil mencatatkan kinerja keseluruhan angkutan barang dengan volume sebesar 1.658.622…

1 hari ago

UU P2SK Resmi Disahkan, Nasib Industri Kripto RI Bakal Berubah?

Pengesahan revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan atau UU P2SK dinilai menjadi momentum penting…

1 hari ago

Perjalanan Irham Mengembangkan Diri di BINUS @Bandung

Dalam proses pendidikan tinggi, pengalaman yang diperoleh mahasiswa tidak hanya terbatas pada pembelajaran akademik di…

1 hari ago

BINUS Dorong Pasar Bunga Rawa Belong Jadi Destinasi Florikultura

BINUS University terus memperkuat revitalisasi Pasar Bunga Rawa Belong sebagai pusat florikultura terbesar di Asia…

1 hari ago

Perluas Akses Pembiayaan Kendaraan, BRI Finance Bawa Promo Bunga 0% ke Sumatera Barat

Padang, 9 Juni 2026 – Persaingan industri otomotif nasional semakin dinamis seiring masuknya berbagai merek…

1 hari ago

This website uses cookies.