JAKARTA-Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan Jepang bakal menghibahkan kapal pengawas perikanan untuk Indonesia yang bakal beroperasi di laut Natuna. Itu merupakan bentuk kerja sama kedua negara selain meningkatkan kerja sama investasi dan perdagangan.
“Khusus untuk Natuna, selain industri perikanan, Jepang akan membantu hibah kapal pengawas perikanan dan jajaki pengembangan industri pariwisata,” kata Menlu dikutip dari Setkab yang ditulis Minggu (12/1/2020).
Dijelaskan, Pemerintah Jepang melalui Menteri Luar Negeri (Menlu) Motegi Toshimitsu berkomitmen untuk mendukung prioritas Pemerintah Indonesia di bidang ekonomi dan peningkatan SDM Indonesia.
Komitmen tersebut disampaikan Menlu Jepang Motegi Toshimitsu dalam pertemuan ke-7 Strategic Dialogue RI-Jepang di Jakarta, Jumat (10/1).
Di tengah komitmen tersebut, laut Natuna memang sempat bergejolak karena ‘diintai’ oleh China.
Situasi keamanan di Natuna, Kepulauan Riau memanas setelah kapal coast guard China menerobos teritorial Indonesia. China mengklaim berhak atas Natuna. China menampik putusan pengadilan internasional tentang klaim 9 Garis Putus-putus di Laut China Selatan sebagai batas teritorial laut China tidak mempunyai dasar historis.
Sumber: Detik.com
Jakarta, 14 Januari 2026 — RevComm Inc., perusahaan asal Jepang penyedia solusi AI Voice Analytics, MiiTel, resmi menunjuk Hargunadi…
BATAM - Penambangan pasir darat ilegal dan Cut and Fill(penggalian dan penimbunan untuk meratakan permukaan…
Kupang, NTT, 14 Januari 2026 – Tragedi tenggelamnya kapal wisata semi-phinisi KM Putri Sakinah di perairan…
Jember, Januari 2026 – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan…
Jakarta, 13 Januari 2026 - Pasar aset kripto saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi yang…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…
This website uses cookies.