Categories: BATAM

Managemen Dikabarkan Masih Liburan, Pekerja PT Hong Sheng Sudah Kembali Beraktivitas

BATAM – Temuan limbah hasil pengolahan sampah plastik di drainase pinggir jalan raya Laksamana Bintan, Batam Center beberapa waktu lalu, diduga berasal PT Hong Sheng Plastic Industry yang berada di kawasan Puri Industrial Park 2000.

Penyelidikan dan atau inspeksi mendadak(sidak) terhadap perusahaan pun sedang dilakukan oleh beberapa instansi berwenang, diantaranya Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Kepri, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, serta Komisi III DPRD Kota Batam.

Namun demikian, proses penyelidikan dugaan pencemaran lingkungan akibat pembuangan limbah sedikit tertunda, karena pihak managemen perusahaan belum dapat ditemui saat tim dari beberapa instansi tersebut turun ke lapangan.

“Kami akan panggil mereka, dan sebelumnya kami telah melakukan sidak ke lokasi. Persoalannya pihak managemen tidak dapat ditemui karena masih libur Imlek,” kata Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Werton Pangabean, Jumat (31/01/2020).

Dari pantauan Swarakepri di lapangan, Jumat(1/2/2020), para pekerja di pabrik pengolahan sampah plastik tersebut sudah mulai beraktivitas kembali. Sementara itu pihak managemen dikabarkan tidak berada dipabrik beberapa minggu belakangan ini, karena masih liburan Imlek.

“Kalau orang kantor ada yang sudah masuk. Mungkin maksudnya penanggung jawab perusahaan, kalau itu memang belum kelihatan, libur atau tidaknya kurang tahu juga,” kata salah seorang pekerja di perusahaan tersebut saat ditemui di sekitar kawasan, Jumat (30/01) sore.

Menurutnya kondisi ini masih wajar terjadi sehubungan masih suasana Imlek. Kata dia pekerja di pabrik tersebut banyak keturunan Thionghua, bahkan ada juga yang merupakan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China.

“Bos-bosnya orang Tiongkok asli bahkan ada yang tak bisa bahasa kita. Kalau ngomong masalah limbah saya kurang paham juga mas, intinya yang kami olah ini sekarang saja kan sudah limbah sebenarnya,” ujarnya.

Baca Juga: Polda Kepri Selidiki Limbah Milik PT Hong Sheng

Seperti diketahui, Kepolisian Daerah (Polda) Kepri melakukan penyelidikan dugaan pembuangan limbah hasil pengolahan sampah plastik milik PT Hong Sheng Plastic Industry yang berada di kawasan Puri Industrial Park 2000, Batam.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhartd mengatakan, tim Subdit 4 Ditreskrimsus bersama dengan pihak keamanan kawasan telah mengecek ke lokasi.

“Tim melakukan pengecekan dilokasi Puri Industrial Park 2000 didampingi Chief Security,”ujar Harry kepada Swarakepri, Jumat(31/1/2020) malam.

Kata Harry, pada saat tim melakukan pengecekan perusahaan PT. Hongseng tidak ditemukan aktivitas dan pihak manajemen tidak berada di tempat karena hari libur.

“Selanjutnya dikemudian hari pihak DLH (Dinas Lingkungan Hidup) turun mengambil sampel limbah namun hasil belum keluar,”terangnya.

“Klarifikasi dilakukan oleh pihak DLH dikarenakan sebelum Tim Subdit 4 turun, Tim dari DLHK sudah lebih dulu turun, namun kami saling berkordinasi terpadu,”lanjut Harry.

Saat berita ini diunggah, tim Swarakepri masih berupaya mendapatkan klarifikasi dari Dinas Lingkungan Hidup(DLH) Kota Batam.

 

 

(Elang)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Tragedi KM Putri Sakinah: Gerak Cepat Polda NTT, Penanganan Tuntas dan Transparan

Kupang, NTT, 14 Januari 2026 – Tragedi tenggelamnya kapal wisata semi-phinisi KM Putri Sakinah di perairan…

3 jam ago

KA Pandanwangi Tembus 1,15 Juta Penumpang di 2025, Andalan Mobilitas Wisata Tapal Kuda

Jember, Januari 2026 – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan…

7 jam ago

Ini Tanggapan Bittime Terkait Dampak Inflasi Amerika Serikat dan Kebijakan Tarif Trump Pekan Ini

Jakarta, 13 Januari 2026 - Pasar aset kripto saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi yang…

8 jam ago

Antisipasi Libur Isra Miraj 15–18 Januari, KAI Daop 1 Jakarta Sediakan 158 Ribu Tempat Duduk

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…

15 jam ago

Optimasi Hilirisasi Bauksit Nasional, Ciptakan Nilai Tambah Hingga US$3,8 triliun

JAKARTA – Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi…

17 jam ago

Topremit Kembali Raih Award “Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025” dari BI

Topremit kembali menyabet penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia sebagai ‘Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025’. Melalui acara…

1 hari ago

This website uses cookies.