Dikatakan bahwa pekerjaannya hanya membawa sampai di bandara Jambi dan kemudian mendapat upah disana.
“Yang terima disana namanya Ari Tungkal, sebelumnya dia juga yang jemput saat pengiriman pertama,” terangnya.
Ia mengungkapkan, modus pengiriman sabu yang pertama yakni dengan cara dimasukkan ke dalam speaker dan berhasil sampai kepada Arie Tungkal.
Atas perbuatannya tersebut, ia mengaku menyesal dan tidak akan mengulanginya karena masih memiliki 2 orang anak yang saat ini tinggal sendiri di Tanjungpinang.
“Saya nyesal yang mulia, saya masih punya dua anak dan sekarang tinggal sendiri karena bapaknya sudah pergi,” ucapnya.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat pada libur…
JAKARTA – Langkah Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari sumber daya alam mineral bauksit, menjadi…
Topremit kembali menyabet penghargaan bergengsi dari Bank Indonesia sebagai ‘Penyedia Jasa Transfer Terbaik 2025’. Melalui acara…
Semarang (14/01) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menegaskan bahwa Jalan Tol Batang–Semarang merupakan salah…
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak mendukung pemulihan layanan dasar pascabencana di Provinsi Aceh. Fokus…
Usai rilis data inflasi Amerika Serikat, pergerakan harga emas dunia diperkirakan masih berpotensi melanjutkan penguatan…
This website uses cookies.