Dikatakan bahwa pekerjaannya hanya membawa sampai di bandara Jambi dan kemudian mendapat upah disana.
“Yang terima disana namanya Ari Tungkal, sebelumnya dia juga yang jemput saat pengiriman pertama,” terangnya.
Ia mengungkapkan, modus pengiriman sabu yang pertama yakni dengan cara dimasukkan ke dalam speaker dan berhasil sampai kepada Arie Tungkal.
Atas perbuatannya tersebut, ia mengaku menyesal dan tidak akan mengulanginya karena masih memiliki 2 orang anak yang saat ini tinggal sendiri di Tanjungpinang.
“Saya nyesal yang mulia, saya masih punya dua anak dan sekarang tinggal sendiri karena bapaknya sudah pergi,” ucapnya.
Melanjutkan semangat tahun akselerasi yang didasari nilai integritas, Tokojadi kembali meluncurkan inisiatif baru yang berfokus…
Jakarta, 14 Januari 2026 — RevComm Inc., perusahaan asal Jepang penyedia solusi AI Voice Analytics, MiiTel, resmi menunjuk Hargunadi…
BATAM - Penambangan pasir darat ilegal dan Cut and Fill(penggalian dan penimbunan untuk meratakan permukaan…
Kupang, NTT, 14 Januari 2026 – Tragedi tenggelamnya kapal wisata semi-phinisi KM Putri Sakinah di perairan…
Jember, Januari 2026 – Kinerja layanan KA Pandanwangi relasi Jember – Ketapang PP terus menunjukkan…
Jakarta, 13 Januari 2026 - Pasar aset kripto saat ini sedang berada dalam fase konsolidasi yang…
This website uses cookies.