Categories: POLITIK

Nelayan Bulang Merasa Dirugikan PT Mulia Sejahtera Utama, HNSI Ancam Akan Tutup Perusahaan

BATAM – PT. Mulia Sejahtera Utama, Kontraktor pembangunan Got Induk Sagulung dinilai telah merugikan nelayan di Kecamatan Bulang. Pasalnya pembangunan Got Induk sebagai upaya normalisasi aliran sungai dan antisipasi banjir di wilayah Sagulung justru berdampak buruk bagi beberapa pulau yang ada di Kecamatan Bulang.

Warga Pulau Labu, Pulau Seraya, Pulau Gundap, Pulau Air serta pulau lainnya yang ada di Kecamatan Bulang merasa terzolimi oleh pihak PT Mulia Sejahtera Utama yang tidak melibatkan mereka dalam penyusunan Amdal, UKL/UPL, RPL dan RKL.

Subur, salah satu nelayan Bulang mengaku dampak pembangunan Got Induk tersebut melumpuhkan 90 persen pencahariannya sebagai nelayan.

“Kami masyarakat Hinterland tentunya dari zaman nenek moyang kami mata pencaharian kami adalah nelayan. Namun semenjak adanya pembangunan Got Induk di Sagulung, hasil tangkapan kami bukan ikan tapi malah pampers. Sementara itu kami tidak dilibatkan dalam penyusunan Amdal dan lain-lainnya,” kata Subur, saat ikut dalam RDP di Komisi III DPRD Batam pada Senin, (27/11/2017).

Sementara itu, Humas PT Mulia Sejahtera Utama, Anwar yang hadir dalam RDP menyatakan tidak mampu mengambil keputusan. Pihaknya mengaku telah memberikan kompensasi bagi masyarakat yang terkena dampak buruk pekerjaan Got Induk. Namun untuk permasalahan masyarakat Bulang akan Ia sampaikan kepada Bos Perusahaan.

Menanggapi pernyataan Anwar, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Batam mengancam akan melakukan penutupan operasi terhadap PT Mulia Sejahtera Utama jika pihak perusahaan tidak menghubungi pihak HNSI.

Bahkan HNSI mengaku telah mengirimkan email kepada Perusahaan namun tidak memperoleh tanggapan.

 

 

 
Penulis : Syaril Sinaga
Editor   : Roni Rumahorbo

Roni Rumahorbo

Recent Posts

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

14 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

18 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

19 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

20 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

20 jam ago

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Jakarta (07/05), Dalam agenda tahunan ke-14 Jakarta Marketing Week 2026 (JAKMW-26), PT Jasa Marga (Persero)…

20 jam ago

This website uses cookies.