Categories: NASIONAL

Pemerintah Resmi Ambil Alih Wilayah Udara Kepri dan Natuna dari Singapura

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan dengan adanya perjanjian FIR tersebut menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara berdaulat yang sudah mampu untuk mengelola dirinya sendiri.

Menurutnya, sudah sejak berpuluh-puluh tahun lamanya permasalahan tersebut tidak dapat terselesaikan. Ia mengakui hal ini disebabkan upaya pemerintah untuk merebut kembali ruang wilayah udara tersebut tidak maksimal. Padahal, ia menekankan, bahwa Indonesia cukup mampu untuk bisa mengatur ruang udara wilayahnya sendiri.

Sebelumnya, dalam pasal 28 Konvensi Chicago 1944 telah disebutkan bahwa setiap negara harus mengupayakan standar internasional layanan navigasi udara di atas wilayahnya sendiri. Negara yang tidak mampu menyamakan standar tersebut bisa mendelegasikannya ke negara lain.

“Selama ini, maaf kalau saya berkata, bahwa pemerintah Indonesia kurang agresif, kita bangsa besar kok, masa kita gak bisa. itu teknis sekali. Dan orang-orang kita saya lihat di Dirjen Perhubungan Udara sudah sangat qualified. Jadi ini it’s matter of waktu dan tentu itu ada transisi juga akan berjalan,” ungkap Luhut.

Presiden, lanjut Luhut, juga sudah memerintahkan untuk memperbaharui alat-alat navigasi penerbangan canggih.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga menegaskan navigasi Indonesia sama baiknya dengan navigasi negara lain. Hal ini, katanya, terbukti dengan Indonesia yang telah mengontrol FIR Jakarta dan FIR Makassar dengan baik.

“Jadi bahwa itu terjadi suatu pelimpahan dengan serta merta kita bisa laksanakan itu dan kita telah mampu dan IQ juga memberikan suatu apresiasi kepada kita satu negara besar yang mengelola jumlah pesawat yang besar dan mampu dengan baik,” ujar Budi.

Page: 1 2 3 4

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Harga Emas Masih Berpeluang Naik, Ini Proyeksi Terbaru Dupoin Futures

Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (13/04) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan penguatan,…

13 jam ago

Simulasi BCM di BRI BO Segitiga Senen Tingkatkan Kesiapan Hadapi Situasi Darurat

Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan gangguan operasional, Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui…

15 jam ago

Pengajian Rutin di Jackone Hall, Pekerja BRI Region 6 Perdalam Pemahaman Ibadah

Dalam rangka meningkatkan keimanan dan memperkuat nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja, Bank Rakyat Indonesia (BRI)…

16 jam ago

PT Pelindo Sinergi Lokaseva dan InJourney IAS Bahas Potensi Sinergi Layanan di Benoa

PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) menerima kunjungan dari PT Integrasi Aviation Solusi atau InJourney Aviation…

17 jam ago

Analisa Pasar FLOQ: Ketegangan Perang Dagang dan Pelemahan Ekonomi AS Dorong Minat Investor ke Bitcoin

Dalam Market Outlook terbaru yang dirilis oleh platform aset kripto FLOQ, dinamika geopolitik serta perubahan kondisi…

17 jam ago

Holding Perkebunan Nusantara Akselerasi Transformasi, PTPN I Fokus Digitalisasi dan Hilirisasi

PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), memancang…

17 jam ago

This website uses cookies.