Selain itu, menurutnya, dampak signifikan dari perjanjian FIR antara Indonesia dan Singapura tersebut adalah bahwa pertahanan dan keamanan udara bisa lebih terjamin, karena ada wilayah perbatasan kritis yang harus diawasi dengan ketat.
“Di perairan saja banyak pencurian ikan dan sebagainya. Di udara juga banyak, dan itu berpotensi sengketa perbatasan. Banyak penyebab perang dalam sejarah dunia adalah border dispute, yang di mana terjadinya border dispute itu di critical border, di mana salah satu critical border itu adalah Selat Malaka,” pungkasnya./VOA
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau ANTAM meluncurkan Emas Batangan Tematik Imlek “Year of The…
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keselamatan…
Jakarta, 13 Januari 2026 - Dalam upaya memperluas jangkauan pasar sekaligus mempermudah akses masyarakat terhadap…
Palembang, 9 Januari 2026 — Masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 telah resmi…
Bekasi, 9 Januari 2026 — BINUS SCHOOL Bekasi berhasil menempati peringkat ke 8 SMA paling…
Jakarta, 9 Januari 2026 — Di tengah arus globalisasi dan perkembangan industri yang semakin cepat,…
This website uses cookies.