PT BBA Batam akan Ajukan Lock Out

BATAM – swarakepri.com : Coorporate Affair Manager PT Bintan Bersatu Apparel(BBA) Batam, Saiful Badri menegaskan bahwa pihak perusahaan akan segera mengajukan Lock Out(penutupan perusahaan) pada tanggal 16 Januari 2014 sampai 16 April 2014.

“Kalau buruh punya hak mogok akibat gagalnya perundingan, perusahaan juga punya hak untuk melakukan Lock Out,” tegas Saiful kepada swarakepri, tadi siang, Rabu(8/1/2014) disela-sela aksi mogok sebagian buruh FSPMI PT BBA.

Menurutnya selain alasan gagalnya perundingan dengan buruh alasan pihak perusahaan melakukan lock out adalah karena adanya pembatalan proyek baru dari 2 costumer PT BBA yang berakibat proses produksi akan menurun drastis.

“Sejak bulan ini(januari,red) proses produksi sudah mulai menurun dan diperkirakan bulan Maret 2014 nanti akan menurun drastis.

Saiful menjelaskan bahwa alasan pembatalan proyek baru dari 2 costumer PT BBA tersebut diakibatkan oleh adanya aksi mogok kerja yang sering dilakukan oleh para buruh.

“Aksi mogok buruh sering dilakukan tidak sah, kebanyakan dengan alasan kegiatan organisasi, buruh melakukan mogok dengan spontan. Hal tersebut sangat merugikan perusahaan karena berakibat terhadap pembatalan proyek baru dari costumer,” jelasnya.

Saiful juga membantah tudingan sebagian buruh FSPMI PT BBA yang mengatakan perusahaan telah melanggar Perjanjian Bersama. Menurutnya dari sebanyak 1600 orang buruh yang bekerja di PT BBA, sebanyak 871 orang sudah berstatus permanen.

“Alasan mereka(buruh,red) tidak masuk akal, apalagi munculnya masalah perhitungan pajak dan kesehatan itu sangat tidak masuk akal dijadikan alasan untuk mogok kerja karena hal tersebut belum pernah dirundingkan sama sekali,” tegasnya.

Dikatakan Saiful bahwa untuk menyelesaikan permasalahan dengan buruh ini pihak managemen juga sudah menunjuk 4 orang pengacara.

Saat berita ini diunggah pihak managemen dan perwakilan buruh yang mogok kerja disaksikan Disnaker Batam sedang melakukan perundingan.(redaksi)

Redaksi - SWARAKEPRI

View Comments

Recent Posts

Liberta Hotel International Hadir di Belajaraya 2026, Dorong Ruang Interaksi Kreatif dan Kolaborasi Komunitas

Liberta Hotel International turut ambil bagian dalam Belajaraya 2026, sebuah festival kolaboratif yang mempertemukan komunitas,…

43 menit ago

Interpol Sebut Jaringan Scammer Kamboja Mulai Bergeser ke Indonesia

BATAM - NCB Interpol Indonesia mengungkapkan bahwa penangkapan 210 Warga Negara Asing(WNA) yang diduga terlibat…

17 jam ago

Imigrasi Tangkap 210 WNA Terduga Pelaku Scam Trading di Batam, Begini Modusnya

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi menangkap 210 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam…

22 jam ago

Aditya Gumay Hadirkan ‘Ghost Buzzer’, Machika Luna, dan Musik Akustik di Hari Buruh

Di tengah dominasi film horor dewasa yang penuh teror gelap, sebuah oase kreatif muncul dari…

23 jam ago

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Kebijakan pemerintah Brasil yang menetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja…

24 jam ago

KAI Daop 2 Bandung Tutup 29 Perlintasan Sebidang Tidak Terjaga Sepanjang 2025, Masyarakat Dilarang Membuka Perlintasan Ilegal

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan…

24 jam ago

This website uses cookies.