Puluhan Gelper Mendadak Tutup, E-Zone dan Bowling Center Tetap Buka | SWARAKEPRI.COM
BISNIS

Puluhan Gelper Mendadak Tutup, E-Zone dan Bowling Tetap Buka

Menelusuri Bisnis Gelper di Batam (7)

 

BATAM – Puluhan lokasi Gelanggang Permainan(Gelper) di Kota Batam yang sudah sempat beroperasi sebulan terakhir mendadak tutup sejak hari Kamis(4/8/2016).

 

Pantauan dilapangan Jumat(5/8/2016) sore, beberapa lokasi gelper yang tutup dua hari ini diantaranya, Indah Zone Lantai 2 Harbour Bay, SKY 88 Nagoya, Hollywood Zone dan One Zone depan Hotel Utama, Gelper di komplek Taras Batam Center.

 

Sementara yang masih teta buka diantaranya Bowling Hokki Bear lantai IV BCS Mall, E-Zone lantai 2 Top 100 Penuin Nagoya.

 

Di lokasi Bowling Center lantai IV BCS Mall, tampak beberapa mesin dewasa yang biasa ditemukan di lokasi gelper, seperti mesin ikan-ikan di mainkan para pengunjung laki-laki.

 

Bowling Center Lantai IV BCS Mall

Bowling Hokki Bear Lantai IV BCS Mall

 

Hal yang sama juga ditemukan di E-Zone yang berada di lantai 2 Top 100 Penuin.

 

Dilokasi ini tampak 3 unit mesin ikan-ikan yang dimainkan para pengunjung. Satu mesin tampak dimainkan oleh anak-anak kecil dan perempuan dewasa, sedangkan 2 mesin ikan-ikan lainnya dimainkan oleh pria dewasa.

 

E-Zone Lantai 2 Top 100 Penuin

E-Zone Lantai 2 Top 100 Penuin

 

Selain mesin ikan-ikan, tampak juga beberapa jenis mesin dewasa yang diduga sudah dimodifikasi diantaranya 4 unit mesin devil hunter, 2 unit mesin mirip jackpot, 2 unit mesin bajak laut, 2 unit mesin mini baloon, 2 unit mesin pio-pio, 3 unit tembak serangga.

 

Belum diketahui pasti, alasan para pengelola gelper mendadak menutup lokasi usahanya dua hari ini.

 

 

(RED/TIM)

KOMENTAR FACEBOOK
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

SWARAKEPRI.COM merupakan Portal Berita Terdepan di Kepri

PT SWARA KEPRI MEDIA 2018

To Top