Categories: Karimun

Rafiq : Satpam Harus Profesional

KARIMUN – Bupati Karimun Aunur Rafiq meminta kepada Satuan Pengamanan (Satpam) yang bertugas menjaga perusahaan-perusahaan di Karimun agar bekerja secara profesional dan proporsional. Sehingga, perusahaan bisa berjalan dengan aman dan nyaman, dan investasi pun bisa tumbuh dengan baik di Karimun.

 

“Keberadaan Satpam di sebuah perusahaan sangat penting untuk menjaga keamanan perusahaan tersebut. Agar tugas mereka bisa berjalan dengan baik, maka Satpam harus bekerja secara profesional dan proporsional,” ungkap

 

Bupati Aunur Rafiq saat HUT Satpam ke-35 yang dipusatkan di Coastal Area Tanjungbalai Karimun, Kamis (28/1).
Kata Rafiq, tingginya tugas dan tanggungjawab Satpam dalam menjaga aset perusahaan juga harus dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan mereka. Sehingga, mereka akan semakin loyal dalam menjalankan kinerjanya.

 

“Kami meminta kepada perusahaan agar memberikan kesejahteraan bagi para Satpam,” tuturnya.

 

Ketua Panitia HUT Satpam ke-35 di Karimun Suhairi mengatakan, selama ini perekrutan tenaga Satpam berasal dari luar Karimun, sementara putra-putra Karimun juga memiliki kemampuan yang sama. Untuk itulah, dirinya meminta agar dalam perekrutan Satpam lebih diutaman putra tempatan.

 

“Selama ini perekrutan Satpam berasal dari luar Karimun, pihaknya berharap agar perekrutan tenaga Satpam bisa berasal dari putra-putra Karimun. Saya rasa kemampuan putra tempatan tak kalah baiknya dari daerah lain. Kalau saja mereka dilatih dan dibina tentu akan memiliki kemampuan yang baik,” terangnya.

 

Bupati Aunur Rafiq dalam acara itu juga memberikan penghargaan kepada perusahaan di wilayah Kabupaten Karimun yang dinilai telah mampu memperhatikan nasib para Satpam. Perusahaan penerima penghargaan itu adalah PT Timah (Persero) Tbk, PT Duta Damas Karimun, PT Wira Penta Kencana, PT Aston Karimun City Hotel dan PT Putra Tidar Perkasa.

 

Acara HUT Satpam di Karimun dimeriahkan dengan berbagai atraksi dari para Satpam. Atrakasi yang mampu memukau para pejabat di Karimun itu berupa memecahkan balok es, memecahkan kendi dan batako dengan kepala, melompati lingkaran dengan nyala api hingga atraksi beladiri yang juga diperagakan oleh Satpam perempuan.

 

(red/HK)

Redaksi - SWARAKEPRI

Recent Posts

Puragraph Vol. I: Menghubungkan Warisan Sejarah dan Generasi Muda melalui Siluet Arsitektur Heritage Belanda

JAKARTA, April 2026 – Membawa akar DNA jenama Purana yang selama ini dikenal teguh melestarikan…

3 jam ago

BRI Finance Bukukan Laba Rp91 Miliar di Tengah Dinamika Industri Pembiayaan

Jakarta, 15 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) mencatatkan laba sebesar Rp91…

6 jam ago

Saat AI Tak Bisa Berdiri Sendiri: BINUS Kukuhkan Prof. Tanty Oktavia, Soroti Pentingnya Human–AI Collaboration

Di tengah percepatan transformasi digital, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci dalam…

8 jam ago

Metodify Hadir sebagai Platform AI Akademik untuk Mendukung Penulisan Artikel Ilmiah

Metodify merupakan platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel…

9 jam ago

Perkuat Mitigasi Risiko Hukum, BRI Finance Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara

Jakarta, 1 April 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memperkuat aspek tata kelola…

9 jam ago

Perusahaan Mulai Mengevaluasi Strategi Infrastruktur dan Keamanan IT di Tengah Transformasi Digital

Perusahaan di Indonesia mulai mengevaluasi kembali strategi infrastruktur IT, virtualisasi server, dan keamanan siber seiring…

10 jam ago

This website uses cookies.