Rawat Tradisi NU, HM Soeryo Ziarah Makam Sunan Tulub – SWARAKEPRI.COM
BATAM

Rawat Tradisi NU, HM Soeryo Ziarah Makam Sunan Tulub

Mustasyar PWNU Kepri HM Soryo Respationo (peci hitam kacamata) bersama rombongan pose bersama usai ziarah makam sunan tulub, di pulau Tulub kecamatan belakang padang, batam, Senin (7/12/2020)./Foto:Pras

BATAM – Mustasyar PWNU Kepulauan Riau (Kepri) HM Soeryo Respationo mengunjungi Pulau Tulub yang berada di Kecamatan Belakang Padang. Kunjungan tersebut dalam rangka ziarah ke makam Syekh Syatif Ainun Na’im atau yang dikenal dengan nama Sunan Tulub.

Soeryo yang berangkat bersama rombongan ini menyampaikan bahwa sebagai warga Nahdliyin, ziarah kubur yang menjadi tradisi para Kiai NU perlu dipertahankan.

“Kita ini sebagai orang NU wajib melanjutkan kebiasaan para Ulama-Ulama kita, Kiai-Kiai kita, dan orang tua kita. Salah satunya ya ini ziarah makam” ucapnya kepada rombongan, Senin, (7/12/2020).

Dengan menggunakan perahu pancung, Pulau Tulub ini ditempuh sekitar satu jam perjalanan dari pelabuhan rakyat Sekupang.

Di atas pancung, pria yang akrab disapa Romo itu menegaskan bahwa ziarah kubur bukanlah penyembahan kedapa selain Tuhan melainkan mendoakan para Ulama dan Kiai yang telah meninggal.

Dirinya juga berpesan supaya niat menjaga tradisi ziarah kubur ini tidak goyah hanya karena ucapan caci maki orang-orang yang tidak suka NU serta tidak memahami apa yang dilakukan warga Nahdliyin saat berziarah.

“Kita ini bukan menyembah kuburan. Melainkan mendo’akan para Ulama dan Kiai yang telah mendahului kita” tegasnya kepada rombongan.

Seiring perkembangan zaman yang makin moderen, tradisi ziarah mulai berkurang dan tidak digemari oleh kaum muda.

Namun sebagai Mustasyar PWNU, ia mengajak para warga Nahdliyin serta kaum mudanya untuk tetap mempertahankan kebiasaan dan tradisi warisan para Ulama, Kiai dan para orang tua.

Siang itu Romo dan rombongan menyeberang ke Pulau Tulub dalam kondisi cuaca hujan deras disertai angin yang cukup kencang.

Walau demikian, rombongan mereka tetap semangat mengarungi ombak hingga mencapai bibir pantai pulau tempat Sunan Tulub dimakamkan./Melly/Din

KOMENTAR FACEBOOK
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Independen dan Terpercaya

PT SWARA KEPRI MEDIA 2018

To Top