LINGGA – Ratusan masyarakat memadati halaman Gedung Nasional Dabo Singkep dalam rapat terbuka yang digelar Aliansi Masyarakat Lingga, Minggu (21/12/2025). Rapat ini digelar untuk mempertanyakan kepastian dimulainya aktivitas investasi berskala besar PT Tianshan Alumina Indonesia di wilayah Dabo Singkep, Kabupaten Lingga.
Rapat terbuka tersebut menjadi wadah aspirasi masyarakat yang berharap kehadiran investasi dapat segera memberikan dampak nyata, khususnya dalam membuka lapangan pekerjaan bagi warga setempat.
Penasehat Aliansi Masyarakat Lingga, HM Sadri MY yang akrab disapa Anjang Sadri, menyampaikan bahwa pada prinsipnya Pemerintah Kabupaten Lingga sangat mendukung masuknya investasi. Menurutnya, investasi besar diharapkan mampu menyerap tenaga kerja lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Namun demikian, Anjang Sadri mengungkapkan bahwa terdapat kendala teknis yang masih memerlukan pembahasan lanjutan. Salah satunya adalah lokasi proyek PT Tianshan Alumina Indonesia yang diketahui bersebelahan dengan kawasan latihan tempur, sehingga membutuhkan koordinasi lintas instansi, termasuk dengan Kementerian Pertahanan.
“Melalui pemerintah daerah, kami akan berkoordinasi dengan pihak Kementerian Pertahanan. Insyaallah pada Selasa, 23 Desember 2025, kami akan berangkat ke Jakarta bersama Bupati dan Wakil Bupati. Kami sebagai inisiator Aliansi Masyarakat Lingga akan mewakili masyarakat untuk berdiskusi dan mencari solusi,” ujar Anjang Sadri.
Ia berharap, melalui pertemuan tersebut, dapat ditemukan jalan keluar agar proyek PT Tianshan Alumina Indonesia dapat segera berjalan sesuai harapan masyarakat Lingga.
Lebih lanjut, Anjang Sadri menegaskan bahwa gerakan yang dilakukan Aliansi Masyarakat Lingga murni demi kepentingan masyarakat, tanpa muatan kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.
“Gerakan ini tidak ada kepentingan pribadi atau pihak mana pun. Ini murni untuk kepentingan masyarakat Lingga yang saat ini sangat membutuhkan lapangan pekerjaan,” tegasnya.
Penulis : Ruslan


