Gubernur juga meyakinkan, Saat ini Pemerintah Provinsi Kepri sedang menggesa hingga batas waktu akhir Oktober akses internet di daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3 T) sudah bisa terlayani dengan baik. “Semoga saja, usaha kita ini lancar . Kita betu doa dari masyarakat semua,” katanya.
Begitu juga menyangkut akses jalan yang diidamkan masyarakat Mentuda, Sedikitnya dibutuhkan anggaran sebesar Rp60 miliar untuk itu. Namun demikian, Ansar masih bakan mengkaji ulang secara teknisnya karena jika jalur yang akan dilalui bersinggungan dengan hutan lindung, prosesnya akan sedikit rumit.
“Masalah jalan perlu kita kaji, kita diskusikan, mana yg paling efektif dibangun aksesnya. Kita hindari hutan lindung. Intinya saya akan dorong ini untuk menindaklanjuti,” kata Ansar.
Begitu juga menyangkut persoalan listrik, Gubernur Ansar akan segera komunikasikan hal ini kepada PLN. Tidak hanya untuk di Mentuda, tetapi juga untuk di daerah lain di Kepri yang masing belum teralirit listrik dyngan maksimal./Humas Pemprov Kepri
Memasuki pasar finansial global sering kali menghadapkan seseorang pada dilema dalam memilih instrumen perdagangan yang…
Peran rumah dalam kehidupan masyarakat terus berkembang seiring perubahan pola aktivitas dan gaya hidup. Tidak…
Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan konektivitas digital, MoraRepublic terus memperluas jangkauan layanan MyRepublic Air di…
Seiring Indonesia terus mencatat pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara, preferensi wisatawan juga mengalami perubahan. Kini, semakin…
Dalam rangka menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan tol, PT Jasamarga Tollroad Maintenance (PT…
Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas inklusi keuangan…
This website uses cookies.